ALLDAY PROJECT ‘DO IT LIKE THIS’ (2026)
ALLDAY PROJECT 'DO IT LIKE THIS' (2026): Pre-release Kedua yang Penuh Swag Namun Tuai Pro-Kontra
Detail Rilisan 'Do It Like This'
"Do It Like This" resmi dirilis pada 24 September 2026 sebagai music video pra-rilis kedua ALLDAY PROJECT, menyusul "Talk" yang lebih dulu dirilis pada 21 September. Lagu ini menjadi bagian dari EP kedua "Crash" yang dijadwalkan meluncur penuh pada 28 September 2026 pukul 18.00 KST. Dalam video musiknya, grup ini kembali menonjolkan karisma dan bakat performa mereka lewat beat yang berat di sisi bass, dipadu gaya swag yang menjadi ciri khas sejak debut.
Karakter Musik dan Durasi Singkat
Menariknya, "Do It Like This" hadir dengan durasi cukup singkat, sekitar 2 menit 17 detik — hal yang sempat menjadi perbincangan di kalangan fan internasional karena dianggap tergolong pendek untuk ukuran lagu pra-rilis. Beberapa penggemar di forum diskusi bahkan sempat mengira ini bukan bagian dari title track utama karena formatnya yang ringkas, sekaligus menyatakan makin penasaran dengan lagu utama EP "Crash" yang belum diungkap.
Respons Publik: Antara Antisipasi dan Kekecewaan
Sebagai single pra-rilis kedua setelah "Talk", "Do It Like This" mendapat sorotan media K-pop internasional seperti allkpop yang menyoroti sisi karisma dan performa grup lewat beat bass-heavy yang penuh swag. Namun, tidak semua respons positif — beberapa media ulasan musik independen menilai lagu ini kurang matang dari sisi penulisan lirik, terutama karena keseluruhan lagu dinyanyikan dalam bahasa Inggris sehingga liriknya lebih mudah dikritisi dibanding lagu-lagu berbahasa Korea sebelumnya. Sejumlah pendengar di kalangan fandom sendiri justru menilai positif, menganggap lagu-lagu pendamping seperti "Talk" dan "Do It Like This" berkualitas baik dan berharap title track utama EP "Crash" bisa tampil sekelas "Famous".
Kritik: Antara Swag dan Kematangan Penulisan Lirik
Beberapa catatan kritis yang muncul seputar "Do It Like This":
- Beberapa reviewer musik independen menilai intro lagu yang mengulang frasa judulnya terasa terlalu ringan, bahkan cenderung seperti candaan dibanding pembuka comeback yang serius.
- Karena lirik ditulis penuh dalam bahasa Inggris, kelemahan penulisan liriknya menjadi lebih terlihat jelas dibanding rilisan sebelumnya yang dominan berbahasa Korea.
- Durasi lagu yang sangat singkat (2 menit 17 detik) berisiko membuat lagu ini terasa kurang berkembang secara struktur musik, meski efektif untuk format pra-rilis.
Di sisi lain, penekanan pada visual dan koreografi tetap mendapat pujian, khususnya penampilan individual salah satu member yang dinilai mencuri perhatian di segmen dance break.
Opini: Strategi Promosi yang Efektif, Meski Bukan Tanpa Cela
Menurut saya, merilis dua single pra-rilis dengan warna kontras — "Talk" yang gelap dan konfrontatif, lalu "Do It Like This" yang lebih santai dan penuh swag — adalah strategi yang cerdas untuk menunjukkan variasi musikalitas ALLDAY PROJECT sebelum EP "Crash" benar-benar dirilis. Namun, kritik terhadap kualitas lirik bahasa Inggris pada "Do It Like This" seharusnya jadi catatan penting bagi tim produksi The Black Label, mengingat pasar global kini semakin kritis terhadap detail semacam ini. Bagaimanapun, dua pre-release ini berhasil membangun rasa penasaran publik terhadap title track utama "Crash" yang hingga kini belum diungkap secara resmi.
Pertanyaan Umum (FAQ) seputar ALLDAY PROJECT 'Do It Like This'
Kapan 'Do It Like This' dirilis?
Lagu ini dirilis pada 24 September 2026 sebagai single pra-rilis kedua menjelang EP "Crash", tiga hari setelah "Talk".
Apakah 'Do It Like This' adalah title track EP 'Crash'?
Bukan. "Do It Like This" adalah salah satu dari dua single pra-rilis (bersama "Talk"), sementara title track utama EP "Crash" belum diumumkan resmi hingga peluncuran penuh pada 28 September 2026.
Berapa durasi lagu 'Do It Like This'?
Lagu ini berdurasi sekitar 2 menit 17 detik, tergolong singkat dibanding rilisan-rilisan sebelumnya.
Bagaimana respons publik terhadap 'Do It Like This'?
Respons cukup terpolarisasi: sebagian memuji karisma dan performa grup lewat beat bass-heavy-nya, sementara sebagian reviewer musik menilai penulisan liriknya masih kurang matang.
.gif)
%20(1).gif)
%20(2).gif)
%20(3).gif)
%20(4).gif)
%20(6).gif)
%20(7).gif)
%20(8).gif)
%20(9).gif)
%20(10).gif)
%20(5).gif)