H1-KEY: TIME TO SHINE (2023)

H1-KEY TIME TO SHINE (2023)

Time to Shine H1-KEY: Makna Mendalam di Balik Lagu yang Menginspirasi

"Time to Shine" merupakan single digital pertama dari grup K-pop H1-KEY yang dirilis pada tanggal 23 Agustus 2023. Lagu ini hadir sebagai pre-release untuk album mini kedua grup yang berjudul "Seoul Dreaming" dan menampilkan nuansa yang lebih ceria dibandingkan karya sebelumnya.

Bagi penggemar yang penasaran tentang time to shine artinya, judul ini membawa pesan mendalam tentang bersinar lebih terang dari cahaya bintang dan menemukan tempat untuk bersinar di dunia yang penuh tantangan. Lagu yang diciptakan oleh komposer Hong Ji Sang ini menarik perhatian setelah kesuksesan mengejutkan single sebelumnya, "Rose Blossom". Selain itu, "Time to Shine" tidak hanya sekedar lagu biasa, tetapi juga menjadi simbol perjalanan emosional dari keraguan menuju keyakinan diri yang kuat.

H1-KEY TIME TO SHINE (2023)

Latar Belakang Lagu dan Posisi dalam Diskografi H1-KEY

Rilis sebagai pre-release untuk album Seoul Dreaming

Pada tanggal 1 Agustus 2023, H1-KEY mengumumkan comeback mereka dengan album mini kedua berjudul "Seoul Dreaming" yang dijadwalkan rilis pada 30 Agustus. Sebagai strategi promosi, "Time to Shine" dirilis seminggu sebelumnya sebagai pre-release single. Album ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan mereka sebelumnya dan mencatat pencapaian yang mengesankan dengan penjualan 74.231 kopi dalam minggu pertama, memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh grup tersebut.

Kolaborasi dengan komposer Hong Ji Sang

"Time to Shine" merupakan hasil kolaborasi dengan komposer Hong Ji Sang, sosok yang sama di balik hit sebelumnya "Rose Blossom". Berbeda dengan pendahulunya, lagu ini menampilkan perpaduan menarik antara elemen band dan dance. Hong Ji Sang tidak hanya berkontribusi pada karya musik H1-KEY, tetapi juga memberikan banyak nasihat kehidupan kepada para anggota.

Menariknya, "Seoul Dreaming" memiliki format double title tracks, dengan "Time to Shine" dan "SEOUL (Such a Beautiful City)" sama-sama berperan sebagai lagu utama. Komposer Young K dari DAY6 juga kembali terlibat dalam pembuatan album ini, meneruskan kolaborasi yang telah terjalin sejak "Rose Blossom".

Perbandingan awal dengan 'Rose Blossom'

Dibandingkan dengan "Rose Blossom" yang lebih menekankan perjuangan dan ketahanan, "Time to Shine" hadir dengan nuansa yang lebih ceria dan ringan. Meskipun pada awalnya tidak disambut dengan antusiasme yang sama seperti pendahulunya, lagu ini tetap berhasil meraih lebih dari 1 juta streaming di Spotify.

Riina, salah satu anggota H1-KEY, mengungkapkan bahwa kesuksesan "Rose Blossom" membuat jadwal mereka menjadi lebih padat, sehingga waktu persiapan untuk album baru ini lebih singkat dari biasanya. Namun, dukungan yang membludak dari penggemar memberikan energi lebih untuk persiapan album ini.

H1-KEY TIME TO SHINE (2023)

Makna Lirik: Dari Keraguan Menuju Keyakinan

Simbolisme 'cahaya' dan 'bintang'

Lirik pembuka "It's time to shine brighter than the starlight" dan "It's time to shine greater than the moonlight" menjadi landasan pesan utama lagu ini. Cahaya bintang dan bulan bukan sekadar perbandingan, melainkan simbol harapan di tengah kegelapan. H1-KEY menggambarkan tempat yang ingin mereka bersinar sebagai lokasi dengan "lebih banyak bintang di tanah daripada di langit", menunjukkan persaingan ketat dalam industri hiburan.

Realitas tanpa keajaiban: dunia yang keras

"Dalam dunia tanpa keajaiban" menjadi ungkapan yang menggambarkan realitas pahit yang dihadapi. Lirik "Reality stands behind the streetlight's shadow" memperkuat pesan ini, menunjukkan bahwa kenyataan sering tersembunyi di balik kilauan. Angin yang "berhembus keras" menjadi metafora tantangan yang mengancam akan memadamkan cahaya semangat. Bagi H1-KEY, dunia nyata bukanlah fantasi, melainkan tempat di mana seseorang harus berjuang keras untuk tetap bersinar.

Pesan untuk tetap percaya diri dan tidak menyerah

Time to shine artinya tidak hanya tentang momen untuk bersinar, tetapi juga ajakan untuk tidak menyerah pada keraguan. "Jangan tertipu oleh kata-kata negatif dan hati yang ragu" menjadi seruan kuat dalam lagu ini. Frasa "Level up" menegaskan proses pertumbuhan menuju versi diri yang lebih baik. Meskipun masih "redup dan mungkin tidak signifikan", lirik meyakinkan pendengar bahwa "selama terus bermimpi, tidak akan pernah memudar". Pesan akhir yang menyentuh adalah pengingat untuk tidak kehilangan cahaya diri bahkan ketika waktu berlalu.

H1-KEY TIME TO SHINE (2023)

Transformasi Emosional dalam Lagu

Perjalanan dari rasa takut ke keberanian

Narasi emosional dalam "Time to Shine" dimulai dengan pengakuan jujur, "I was scared for a moment but still I lit me up". Kalimat pembuka ini menjadi titik awal perjalanan mental dari keraguan menuju keberanian. Selanjutnya, lirik mendorong pendengar untuk "tidak tergoyahkan oleh angin melelahkan saat ragu", menggambarkan proses mengatasi ketakutan internal.

Level up sebagai simbol pertumbuhan pribadi

Frasa "we're heading to a level up" muncul sebagai metafora kuat untuk pertumbuhan pribadi. Konsep ini merefleksikan filosofi H1-KEY tentang perkembangan bertahap, sebagaimana Riina mengungkapkan, "Saya dulu selalu terburu-buru menyelesaikan sesuatu... sekarang saya ingin memberi tahu diri saya untuk tidak terburu-buru". Memang, pertumbuhan digambarkan sebagai proses membangun kepercayaan diri "sedikit demi sedikit".

Peran waktu dalam membentuk harapan

Waktu menjadi elemen penting dalam narasi lagu, terlihat dari lirik "Even when time passes". Ungkapan "Some hold onto their dream, while some let go of their dream" menunjukkan bagaimana waktu menguji ketahanan harapan seseorang. Riina berharap "penggemar menyadari bahwa saat-saat bermimpi adalah jam-jam terbaik mereka", menekankan bahwa time to shine artinya mencakup pentingnya menghargai proses perjalanan, bukan hanya hasil akhir.

H1-KEY TIME TO SHINE (2023)

Dampak Lagu bagi Pendengar dan Fans

Mengapa lagu ini terasa relatable bagi banyak orang

"Time to Shine" berhasil menyentuh hati banyak pendengar karena liriknya yang penuh empati. Riina menjelaskan bahwa banyak orang dapat merasakan kedekatan dengan lagu ini sebab mereka juga sedang berjuang keras mencapai mimpi serta mempersiapkan masa depan. Lagu ini semakin menghangatkan hati seiring dengan seringnya didengarkan, menghadirkan kekuatan emosional yang menenangkan.

Reaksi emosional dari pendengar

Menurut komentar penggemar, melodi "Time to Shine" terasa "menarik dan unik" dengan perpaduan nuansa balada berstrings serta sentuhan hip-hop 90an. Beberapa pendengar awalnya kurang terkesan, namun akhirnya terpesona setelah mendengarkan hingga akhir lagu. Bahkan, banyak yang menggambarkannya sebagai "saudari cerah" dari hit sebelumnya "Rose Blossom".

Harapan terhadap masa depan H1-KEY

Seoi menginginkan H1-KEY dikenal sebagai "healing idols" yang memberikan kenyamanan bagi semua. Melalui musik mereka, grup ini berharap dapat berdiri di sisi pendengar dan berempati dengan perasaan mereka. Hwiseo secara khusus menekankan pentingnya pendekatan optimis saat menghadapi masa-masa sulit. Lebih lanjut, YEL mengungkapkan bahwa identitas mereka sebagai penyanyi adalah "menginspirasi dan menghibur tidak hanya penggemar tetapi semua yang mendengarkan musik kami".

FAQS

Para penggemar musik K-pop seringkali memiliki pertanyaan tentang H1-KEY dan lagu "Time to Shine". Sebagai grup yang berada di bawah manajemen Grandline Group(GLG) Entertainment dan Sony Music, H1-KEY memulai perjalanan mereka pada 5 Januari 2022 dengan merilis single album debut berjudul "Athletic Girl".

Grup ini terdiri dari empat anggota berbakat dengan peran masing-masing:

Seoi (서이) sebagai leader sekaligus vokalis
Riina (리이나) sebagai vokalis
Hwiseo (휘서) sebagai vokalis
Yel (옐) sebagai vokalis dan rapper

Seoi, sebagai anggota tertua, juga memegang posisi sebagai pemimpin grup, sementara Yel merupakan anggota termuda atau yang sering disebut "maknae".

Dalam wawancara, Hwiseo pernah membagikan tips bernyanyi yang menarik. "Daripada sekadar berlatih, saya menyarankan untuk menemukan suara yang cocok dengan karakter vokal Anda dan terdengar menyenangkan. Setelah menemukannya, fokuslah berlatih untuk mengembangkan suara tersebut. Seperti halnya belajar, memahami tipe suara Anda sangatlah penting," ujarnya.

Selain itu, ketika ditanya tentang konsep acara variety show, Yel mengungkapkan, "Jika acara tersebut memiliki aspek fisik, saya pikir akan sangat lucu. Saya ingin mencoba sesuatu seperti acara Running Man dengan perlombaan name tag atau permainan yang melibatkan gerakan dan aktivitas fisik".

Pada dasarnya, H1-KEY terus berkembang sejak debut mereka, meskipun pernah mengalami perubahan formasi ketika anggota Sitala memutuskan untuk meninggalkan grup karena alasan pribadi pada 25 Mei 2022.

Close