H1-KEY: High Key (Confident and Healthy Beauty)
H1-KEY: Kisah Mengejutkan di Balik Kesuksesan Member Girl Group Pendatang Baru
H1-KEY mengejutkan industri K-pop dengan debutnya pada 5 Januari 2022 lalu. Girl group yang beranggotakan empat orang ini merupakan grup pertama yang debut di bawah naungan Grandline Group (GLG), setelah sebelumnya diumumkan pada 17 November 2021.
Meskipun tergolong baru, H1-KEY yang terdiri dari Seoi, Riina, Hwiseo, dan Yel telah menunjukkan potensi luar biasa dalam industri musik Korea. Mereka bahkan berhasil meraih penghargaan di Brand of the Year Awards 2023 sebagai Rising Star Female Idol, pencapaian mengesankan untuk grup pendatang baru. Debut mereka juga ditandai dengan perilisan album single pertama bertajuk "Athletic Girl", yang menjadi awal perjalanan karier H1-KEY yang menarik perhatian penggemar K-pop di seluruh dunia.
Awal Mula H1-KEY dan Debut yang Menarik
Grandline Group (GLG) memperkenalkan grup pendatang baru mereka kepada publik pada 18 November 2021. Pengumuman resmi ini menyebutkan bahwa GLG, anak perusahaan dari label hip-hop populer Grandline Entertainment, akan meluncurkan girl group pertama mereka pada awal 2022. Kehadiran H1-KEY sendiri menjadi tonggak bersejarah karena merupakan grup K-pop pertama yang debut di bawah naungan GLG.
Tanggal debut dan agensi
Setelah pengumuman tersebut, pada 21 Desember 2021, melalui akun media sosial resmi, GLG merilis jadwal promosi yang mengonfirmasi bahwa H1-KEY akan debut pada 5 Januari 2022. Debut mereka ditandai dengan perilisan single album berjudul "Athletic Girl" yang juga mengadakan showcase pers pada hari yang sama.
Sebagai langkah strategis, H1-KEY menjalin kemitraan dengan Sony Music Korea untuk promosi internasional. Formasi awal grup ini terdiri dari empat anggota yang diperkenalkan pada akhir 2021. Penampilan perdana H1-KEY di acara musik televisi berlangsung dua hari setelah debut, tepatnya pada 7 Januari 2022 di program "Music Bank" stasiun KBS2.
GLG sendiri merupakan anak perusahaan dari Grandline Entertainment yang telah dikenal sebagai label hip-hop dengan artis-artis seperti Stella Jang dan Geeks. Namun, pada perkembangan selanjutnya, tepatnya 28 Juli 2023, diumumkan bahwa H1-KEY telah menandatangani kontrak eksklusif dengan Choi Creative Lab, yang mengonfirmasi perpindahan grup dari agensi sebelumnya.
Makna nama H1-KEY
Nama H1-KEY diambil dari kata bahasa Inggris "high-key" dan dilafalkan sama (dibaca: hai-ki). Pemilihan nama ini mengandung filosofi mendalam yang mencerminkan visi grup tersebut. H1-KEY bertujuan untuk menampilkan konsep "kecantikan yang percaya diri dan sehat" (confident and healthy beauty).
Selain itu, nama tersebut juga mengandung makna positif seperti:
Sangat (very)
Sungguh-sungguh (really)
Jelas (clearly)
Terbuka (out in the open)
Intens (intense)
Bersinar (lit)
Konsep ini tidak hanya tercermin dari nama mereka, tetapi juga menjadi identitas yang konsisten pada album-album awal H1-KEY, yang berhubungan dengan tema olahraga dan aktivitas fisik.
Single debut 'Athletic Girl'
Single debut H1-KEY berjudul "Athletic Girl" dirilis pada 5 Januari 2022. Lagu ini mengusung genre hip-hop yang mengekspresikan kepercayaan diri dan kecantikan yang menjadi identitas H1-KEY. Menariknya, konsep "Athletic" dan "#GlowUp" dijadikan sebagai identitas tim, dengan lirik yang menyampaikan pesan tentang menumbuhkan kekuatan batin dan harga diri bersamaan dengan fisik yang sehat.
Video musik "Athletic Girl" mendapat sambutan luar biasa, dengan akumulasi lebih dari 10 juta tayangan di YouTube dalam waktu kurang dari sebulan setelah perilisan - pencapaian yang tidak umum untuk grup pendatang baru. Kualitas video musik ini juga mendapat pujian karena menampilkan visual yang tajam dan set modern, yang tidak biasa untuk grup dari perusahaan kecil.
Dari segi musik, "Athletic Girl" menampilkan perpaduan vokal yang kuat dan bagian rap yang energik, meskipun beberapa kritikus merasa instrumentasi hip-hop pada lagu tersebut kurang inovatif. Dalam penampilannya, grup ini memasukkan berbagai gerakan latihan fisik yang mendukung tema lagu, seperti peregangan, jongkok, dan pose paru-paru, serta menunjukkan otot bisep sebagai simbol kebugaran.
Meskipun awalnya grup ini terdiri dari Seoi, Sitala, Riina, dan Yel, namun pada 25 Mei 2022, Sitala mengundurkan diri dari grup karena alasan pribadi. Hwiseo kemudian diperkenalkan sebagai anggota baru pada 14 Juni 2022.
Seoi H1-KEY: Pemimpin dengan Masa Trainee yang Panjang
Sebagai pemimpin H1-KEY, Seoi menjadi tulang punggung grup dengan pengalaman panjang yang dibawanya dari masa pelatihan sebelum debut. Perjalanan kariernya yang dimulai jauh sebelum bergabung dengan GLG memberikan landasan kokoh bagi kualitas kepemimpinannya saat ini.
Profil singkat Seoi
Seoi lahir dengan nama asli Lee Ye Jin (이예진) pada 12 Februari 2000 di Seongnam, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan. Dengan usia yang menjadikannya anggota tertua dalam grup, Seoi mengemban tanggung jawab sebagai leader sekaligus vokalis. Gadis berzodiak Aquarius ini memiliki tinggi badan 168 cm dan bergolongan darah B.
Dalam keluarganya, Seoi merupakan anak sulung yang memiliki seorang adik laki-laki yang lahir tahun 2010. Menariknya, inspirasi Seoi untuk menjadi idol berawal ketika ia menonton SNSD membawakan lagu "Gee" di televisi bersama ibunya. Melihat kebahagiaan yang terpancar dari para anggota SNSD saat tampil, Seoi merasa ingin melakukan hal yang sama.
Pengalaman trainee di YG Entertainment
Sebelum bergabung dengan H1-KEY, Seoi memiliki masa pelatihan yang cukup panjang di YG Entertainment, salah satu agensi terbesar di Korea Selatan. Ia menjadi bagian dari Tim Trainee YG 2 selama kurang lebih tiga tahun. Namun, tidak ada informasi pasti kapan ia meninggalkan YG Entertainment, meskipun diperkirakan sekitar tahun 2020-2021.
Selama masa pelatihannya di YG, Seoi berlatih bersama dengan beberapa trainee lain yang kini telah debut di grup berbeda. Ia cukup dekat dengan Chaein dari PURPLE KISS dan Moon Sua dari Billlie yang sama-sama pernah berlatih di YG Entertainment. Pengalaman ini membentuk kemampuan dan mentalitas Seoi, serta membuatnya memahami persaingan ketat dalam industri K-pop.
Meskipun perjalanan Seoi sebagai trainee YG tidak berujung pada debut di bawah agensi tersebut, tekad kuat mendorongnya untuk terus mengejar mimpinya. Hingga akhirnya ia tergabung dalam GLG dan menjadi anggota kedua yang diumumkan sebagai bagian dari H1-KEY.
Fakta menarik dan kepribadian
Sebagai leader, kepribadian Seoi memiliki beberapa sisi menarik. Tipe MBTI-nya adalah ESTJ (sebelumnya ESFJ), yang menggambarkan sifatnya yang ekstrovert dan terstruktur. Yel mendeskripsikan Seoi sebagai orang yang pemalu namun mudah bergaul, pendiam tetapi aktif. Sementara Riina berpendapat bahwa Seoi mudah tertawa dengan tulus mendengar lelucon orang lain.
Beberapa fakta unik tentang Seoi antara lain:
Memiliki hobi membuat kue dan mengoleksi barang-barang cantik
Terobsesi dengan kebersihan dan sering membersihkan ponsel serta tabletnya dengan semprotan alkoholMerupakan pemain video game yang berpengalaman
Memiliki fobia ketinggian (acrophobia) sehingga tidak bisa menaiki wahana permainan
Pernah membentuk klub teater dan menjadi manajer umumnya saat di sekolah menengah
Role model yang menginspirasi Seoi adalah Son Yejin, Hyuna, dan grup Little Mix. Meskipun posisinya sebagai idol, Seoi juga memiliki keinginan untuk mencoba akting suatu hari nanti. Motto hidupnya yang inspiratif adalah "Melihat sisi cerah akan mencerahkan hidup saya".
Keunikan lainnya, Seoi memiliki julukan "Boss Baby" karena wajahnya yang terlihat seperti bayi meskipun ia anggota tertua di grup. Ia juga dikenal sering "membeku" tiba-tiba karena sedang berpikir, serta memiliki penglihatan yang kurang baik.
Riina H1-KEY: Dari Produce 48 ke Panggung Global
Perjalanan Riina dalam industri hiburan Korea jauh lebih panjang dibandingkan usia grup H1-KEY itu sendiri. Bernama lengkap Lee Seung Hyun, Riina menarik perhatian publik jauh sebelum bergabung dengan H1-KEY.
Riwayat kompetisi di Produce 48
Pada tahun 2018, Riina tampil sebagai kontestan dalam acara survival populer Produce 48, di mana ia mewakili WM Entertainment. Selama kompetisi, ia mendapatkan peringkat B pada evaluasi pertama dan peringkat C pada evaluasi kedua. Bersama dengan trainee WM lainnya, Lee Chaeyeon dan Cho Yeongin, Riina tampil membawakan lagu "Shower".
Menariknya, Riina mendapat posisi center dalam penampilannya untuk lagu "Like OOH-AHH" versi Jepang dari TWICE (Tim 1 'Pop'). Namun, perjalanannya di Produce 48 berakhir di episode 5 setelah ia berada di peringkat ke-73 dan tereliminasi. Meskipun tereliminasi, pengalaman ini memberinya eksposur dan pengalaman berharga yang kelak membantunya dalam karier di H1-KEY.
Perjalanan trainee dan grup pra-debut
Sebelum berpartisipasi dalam Produce 48, Riina telah menjalani pelatihan selama 2 tahun dan 5 bulan. Secara total, ia menjalani masa pelatihan sekitar 6 tahun sebelum akhirnya debut bersama H1-KEY. Sebelumnya, Riina merupakan bagian dari grup pra-debut bernama Ggumnamu (juga dikenal sebagai WM Girls atau Dream Tree) di bawah WM Entertainment.
Pada 16 November 2021, WM Ggumnamu menghapus semua postingan tentang Riina, yang mengindikasikan bahwa ia telah meninggalkan tim dan perusahaan tersebut. Tidak lama kemudian, pada 29 November 2021, Riina diumumkan sebagai anggota ketiga H1-KEY. Faktanya, Riina hanya menjalani pelatihan di Grandline Group selama seminggu sebelum menerima tawaran untuk debut.
Selama perjalanan kariernya, Riina juga berpartisipasi dalam acara Queendom Puzzle di mana ia dan Hwiseo berada di Tier 4 dari 4, peringkat terendah pada awal kompetisi. Namun, pengalaman ini semakin memperkaya perjalanan kariernya dalam industri K-pop.
Fakta unik Riina
Riina lahir dan dibesarkan di Seoul, Korea Selatan. Ia menempuh pendidikan di Seoul Gangnam Elementary School dan Sanghyun Middle School, sebelum akhirnya lulus dari Seoul Performing Arts High School jurusan Theater and Film. Saat ini, ia terdaftar sebagai mahasiswa di Sungshin Women's University mengambil jurusan Media and Film Acting.
Beberapa fakta menarik tentang Riina antara lain:
Fasih berbahasa Jepang
Memiliki tipe kepribadian MBTI ESFJ
Dekat dengan Lee Chae Yeon dan Won Chae dari Queenz Eye
Menjadikan IU sebagai role model
Mempunyai anjing bernama Kongyi
Riina juga memiliki beberapa julukan seperti Sseum, Danhobag (labu manis), dan Alpaca. Motto hidupnya yang inspiratif adalah "Kau tidak menyesal ketika bekerja keras". Sebagai pecinta kopi, meskipun tidak menyukai americano dingin, Riina juga dikenal rajin menulis buku harian secara rutin.
Dalam wawancara grup yang diadakan di Gangnam-gu, Seoul, Riina menyatakan, "Ketika pertama kali debut, fokus saya lebih pada diri sendiri. Namun seiring waktu, saya mulai memikirkan secara mendalam tentang cinta yang saya terima dari penggemar dan jenis musik yang ingin saya bagikan dengan dunia. Saya banyak memikirkan bagaimana saya dapat menggunakan suara dan pengaruh saya". Pernyataan ini menunjukkan perkembangan kedewasaan dan pandangan Riina sebagai seorang idola sejak bergabung dengan H1-KEY.
Yel H1-KEY: Maknae Berbakat yang Menarik Perhatian
Di balik kesuksesan H1-KEY, sosok Han Shin Young yang dikenal dengan nama panggung Yel memiliki peran penting. Sebagai anggota pertama yang diperkenalkan kepada publik pada 25 November 2021, gadis kelahiran 25 Desember 2004 ini menonjol bukan hanya karena statusnya sebagai maknae (anggota termuda), tetapi juga karena bakatnya yang luar biasa.
Prestasi di audisi JYP
Perjalanan Yel sebagai idol dimulai dengan pencapaian mengesankan pada tahun 2019. Ia berhasil meraih peringkat pertama dalam JYP 15th Open Audition project, sebuah prestasi yang tidak mudah diraih mengingat ketatnya persaingan di audisi agensi besar seperti JYP Entertainment. Prestasi ini membawanya menjadi trainee di salah satu agensi "Big 3" Korea Selatan tersebut.
Selama masa pelatihannya di JYP Entertainment, Yel mengembangkan kemampuan vokal dan tariannya dengan intensif. Ia juga bersekolah di S.D.K Academy, sebuah lembaga pendidikan yang sering menjadi tempat belajar para calon idol. Meskipun tidak disebutkan berapa lama tepatnya ia berlatih di JYP, pengalaman ini memberinya fondasi kuat untuk kariernya di kemudian hari.
Perjalanan menjadi trainee GLG
Setelah meninggalkan JYP Entertainment, Yel berhasil melewati babak akhir audisi dan mulai bekerja sebagai trainee di Grandline Group (GLG) pada Mei 2021. Hanya dalam waktu sekitar 6 bulan setelah bergabung dengan GLG, Yel diperkenalkan sebagai anggota pertama H1-KEY, menunjukkan bakat dan potensinya yang luar biasa.
Total masa pelatihan Yel sebelum debut mencapai 3 tahun, waktu yang cukup untuk memoles kemampuannya sebagai performer. Menariknya, masa trainee yang panjang ini membentuk karakternya yang kuat di atas panggung, membuat banyak orang lupa bahwa ia sebenarnya adalah anggota termuda dalam grup.
Fakta menarik dan pesona panggung
Dengan tinggi 175 cm (ada sumber yang menyebut 172 cm), Yel memiliki postur yang menonjol untuk standar idol K-pop. Sebagai Main Dancer, Vocalist, Rapper, dan Maknae, ia memiliki peran sangat penting dalam dinamika grup. Keterampilan dansanya yang luar biasa bahkan mendorong mimpinya untuk menjadi koreografer ketika masih di sekolah dasar.
Beberapa fakta menarik tentang Yel antara lain:
Memiliki tipe MBTI ISTJ (sebelumnya ESFJ), menunjukkan sifatnya yang cenderung metodis dan detail
Lahir di Jinhae-gu, Changwon, Provinsi Gyeongsang Selatan
Menjadikan Lee Hyori sebagai role model
Memiliki anjing bernama Hodu
Sangat fleksibel dalam gerakan tari
Hwiseo menggambarkan Yel sebagai seseorang yang memiliki kepribadian positif, aktif, dan ekspresif. Namun, ada kontras menarik dalam penampilannya—di atas panggung ia tampil sangat karismatik, sementara di luar panggung ia menunjukkan sisi yang lebih imut dan remaja.
Salah satu momen paling membanggakan bagi Yel adalah ketika H1-KEY merekam video dengan koreografi yang dirancangnya sendiri. Ini menunjukkan bakatnya tidak hanya sebagai penari tetapi juga sebagai koreografer. Motto hidupnya, "Mari jalani hidup yang bisa membuat saya puas setiap hari", mencerminkan semangatnya yang positif dan selalu berusaha memberikan yang terbaik.
Dengan pesona panggungnya yang kuat, tidak mengherankan jika Yel mendapat julukan "orang yang menguasai seluruh panggung". Bahkan, kekuatan dan auranya yang berbeda membuat banyak orang lupa bahwa ia sebenarnya adalah maknae dalam grup, karena penampilannya yang begitu matang dan percaya diri.
Berkat penampilannya yang mengesankan, Yel telah menarik banyak perhatian dari penggemar, terutama karena kemampuannya menunjukkan kontras antara karisma panggung dan kepribadian cerahnya di kehidupan sehari-hari.
Hwiseo: Anggota Baru yang Langsung Bersinar
Perjalanan karier Hwiseo dalam H1-KEY dimulai dengan langkah yang tidak biasa. Berbeda dengan anggota lain, gadis bernama asli Jo Hwi Hyeon ini bergabung ketika grup telah debut, namun kesempatan tersebut membuka jalan baginya untuk bersinar di dunia K-pop.
Masuk menggantikan Sitala
Pada 14 Juni 2022, Hwiseo resmi diperkenalkan sebagai anggota baru H1-KEY. Kedatangannya mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Sitala, anggota asal Thailand yang mengundurkan diri pada 25 Mei 2022 karena alasan pribadi. Bergabungnya Hwiseo menjadi langkah strategis Grandline Group untuk mempertahankan formasi empat anggota yang telah menjadi identitas grup.
Awalnya, Hwiseo merasa ragu untuk bergabung dengan grup yang sudah terbentuk, namun dorongan dari ibunya membantunya mengambil keputusan penting ini. Menariknya, sebelum tawaran bergabung dengan H1-KEY, Hwiseo hampir debut sebagai solois. Kehadirannya dalam grup langsung diterima dengan baik oleh penggemar, terlihat dari sambutan hangat saat ia menyapa fans untuk pertama kalinya melalui sesi Q&A.
Pengalaman di Queendom Puzzle
Bersama dengan Riina, Hwiseo berpartisipasi dalam acara survival Mnet Queendom Puzzle pada 2023. Meskipun awalnya berada di peringkat terendah (Tier 4) bersama Riina, Hwiseo menunjukkan perkembangan mengesankan sepanjang kompetisi. Beberapa pencapaian Hwiseo dalam acara tersebut meliputi:
Memenangkan 7 vs 7 Team Battle dengan tim Athena dan mendapat benefit 10.000 suara
Tampil membawakan "SNAP" dan terpilih sebagai MVP oleh juriBerhasil naik ke Tier 1 dalam Up Down Battle dengan 23 suara up dan 4 suara down
Pada episode final, Hwiseo berhasil menduduki peringkat pertama dengan 444.495 suara. Pencapaian ini membawanya menjadi anggota grup proyek EL7Z UP. Keberhasilan ini menjadi bukti kemampuan dan potensi Hwiseo yang luar biasa dalam industri K-pop.
Fakta mengejutkan tentang masa trainee
Fakta paling mengejutkan tentang Hwiseo adalah masa pelatihannya yang sangat panjang. Ia telah menjalani training selama 9,5 tahun sejak kelas 5 SD. Selama hampir satu dekade, Hwiseo berpindah-pindah agensi, termasuk Source Music, The Black Label, dan FNC Entertainment.
Sebelum bergabung dengan Grandline Group, Hwiseo merupakan trainee The Black Label, anak perusahaan YG Entertainment yang menjadi rumah bagi Jeon Somi. Ia memutuskan meninggalkan agensi tersebut pada awal tahun 2020. Yang menarik, Hwiseo sering hampir debut namun kesempatan tersebut selalu gagal di detik-detik terakhir.
Hwiseo lulus dari Hanlim Multi Arts School pada 2021, mengambil jurusan tari praktis yang menunjukkan keterampilannya dalam menari. Ia menjadikan Jeon Soyeon dari (G)I-DLE sebagai role model karena kemampuannya sebagai all-rounder dan bakat dalam menulis lirik serta memproduksi lagu.
Menurut Riina, Hwiseo memiliki gaya yang sangat fancy dan fashionable. Ia juga dikenal dengan tawanya yang unik yang terdiri dari tiga nada berbeda berturut-turut. Hwiseo sendiri mendeskripsikan dirinya dengan hashtag #AllRounder, #UniqueAndFancy, dan #PrettyExpression.
Sitala (eks-H1-KEY): Kontroversi dan Keputusan Mundur
Kontroversi hebat menandai awal perjalanan H1-KEY bahkan sebelum debut resmi mereka. Saat Grandline Group (GLG) memperkenalkan anggota keempat grup ini pada November 2021, Sitala Wongkrachang, seorang wanita kelahiran Thailand langsung menjadi pusat perdebatan yang memicu reaksi keras dari penggemar K-pop di Thailand.
Latar belakang dan keluarga
Sitala Wongkrachang (ศีตลา วงศ์กระจ่าง) lahir di Bangkok, Thailand pada 23 April 1996. Ia merupakan salah satu putri kembar dari mendiang aktor, royalis, dan aktivis Saranyu Wongkrachang. Ayahnya dikenal sebagai pendukung Komite Reformasi Demokrasi Rakyat (PDRC) yang terlibat dalam kampanye anti-demokrasi pada 2013-2014 yang berujung pada kudeta militer 2014 di Thailand. Saranyu juga merupakan pembuat film yang memproduksi propaganda untuk kediktatoran militer Thailand. Bahkan, dalam profil dirinya, Sitala menyebutkan ayahnya sebagai panutan, yang semakin memperkeruh situasi.
Sebelum bergabung dengan H1-KEY, Sitala adalah mantan trainee Lionheart Entertainment yang diterima pada Maret 2018, meskipun baru mulai berlatih pada Oktober 2018 setelah mengambil cuti kuliah. Ia menempuh pendidikan di Universitas Wanita Ehwa dan memiliki saudara kembar perempuan.
Alasan mundur dari grup
Kontroversi Sitala bermula ketika penggemar K-pop Thailand menuntut pengunduran dirinya dari grup. Mereka berpendapat bahwa tidak adil bagi Sitala untuk debut sebagai bintang K-pop, sementara impian banyak anak Thailand telah hancur akibat kediktatoran militer yang didukung oleh keluarganya.
Meskipun pada awalnya GLG tetap mempertahankan Sitala dalam H1-KEY dengan pernyataan resmi pada 8 Desember 2021, "Kami tidak dapat meminta pertanggungjawaban Sitala atas dasar keputusan masa lalu ayahnya yang berada di luar tanggung jawabnya", situasi terus memburuk. Selama konferensi pers debut pada 5 Januari 2022, Sitala mencoba mengklarifikasi posisinya: "Saya ingin menegaskan bahwa saya tidak memiliki keyakinan politik apa pun saat ini. Di masa lalu, saya tidak sepenuhnya menyadari apa yang terjadi di negara saya karena saya masih sangat muda".
Namun, pada 25 Mei 2022, hanya lima bulan setelah debut, GLG mengumumkan kepergian Sitala dari H1-KEY karena "alasan pribadi" setelah diskusi panjang dengan Sitala sendiri dan anggota grup lainnya.
Dampak pada formasi H1-KEY
Keluarnya Sitala menghadirkan tantangan signifikan bagi H1-KEY yang baru saja memulai perjalanan mereka. Grup ini terpaksa menghadapi perubahan besar sejak awal debut mereka. Akibatnya, pada 14 Juni 2022, GLG memperkenalkan Hwiseo sebagai anggota baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Sitala dan mempertahankan formasi quartet yang menjadi identitas grup.
Kontroversi ini telah menjadi studi kasus menarik dalam industri K-pop. Sebuah artikel akademik mencatat bahwa penggemar K-pop yang semakin politisasi berhasil menggunakan jaringan dan komunitas penggemar sebagai saluran untuk mengangkat isu-isu keadilan sosial dan ketidaksetaraan di Thailand selama pandemi. Mereka berhasil menumbuhkan kesadaran domestik dan internasional melalui fandom global K-pop, yang berpotensi mempengaruhi industri K-pop secara keseluruhan, terutama dalam perannya untuk perubahan sosial.
Tropi Pertama dan Pengakuan Industri
Pencapaian menggembirakan datang untuk H1-KEY pada tahun 2023 ketika grup pendatang baru ini mulai mendapatkan pengakuan resmi dari industri musik Korea. Setelah berjuang membangun identitas musik mereka sejak debut, akhirnya kerja keras mereka menuai hasil yang membanggakan.
Penghargaan Brand of the Year 2023
Brand of the Year Awards merupakan upacara penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Korean Consumer Forum (KCF). Ajang bergengsi ini memberikan penghargaan kepada merek-merek yang paling bersinar selama setahun terakhir, termasuk kategori artis, budaya, dan hiburan. Proses pemilihan pemenang dilakukan melalui survei online dan telepon, dengan total suara mencapai lebih dari 8 juta pemilih (tepatnya 8.019.473 suara).
Pada gelaran 2023, H1-KEY berhasil memenangkan kategori "Rising Star Female Idol". Prestasi ini menempatkan mereka sejajar dengan nama-nama besar lainnya yang juga memenangkan kategori berbeda pada ajang yang sama, seperti:
Female Idol: IVE
Male Idol: SEVENTEEN
Female Solo Artist: Jisoo BLACKPINK
Rookie Female Idol: tripleS
Rookie Male Idol: BOYNEXTDOOR
Keberhasilan meraih penghargaan ini menjadi bukti bahwa H1-KEY telah diakui potensinya dalam industri K-pop meskipun relatif masih baru.
Makna tropi pertama bagi grup
Selain penghargaan Brand of the Year, pencapaian bersejarah lainnya terjadi pada 5 September 2023. H1-KEY berhasil meraih kemenangan pertama mereka di acara musik televisi SBS MTV 'The Show' dengan lagu "SEOUL (Such a Beautiful City)". Mereka mengalahkan pesaing lain seperti TIOT dengan "Unbeatable" dan VANNER dengan "PERFORMER" yang juga masuk nominasi top 3 minggu itu.
Kemenangan ini sangat bermakna karena merupakan tropi pertama yang mereka dapatkan sejak debut pada Januari 2022. Artinya, butuh waktu sekitar 20 bulan bagi H1-KEY untuk akhirnya mendapatkan pengakuan dalam bentuk kemenangan di acara musik, sebuah pencapaian yang tidak mudah di industri K-pop yang sangat kompetitif.
Reaksi fans dan media
Pengumuman kemenangan H1-KEY di 'The Show' disambut dengan antusiasme besar dari para penggemar di media sosial. Tagar #H1KEY1stWin langsung menjadi trending topic di Twitter (X) beberapa jam setelah pengumuman. Banyak media hiburan Korea juga memberikan ucapan selamat, dengan beberapa artikel menyoroti perjalanan grup dari kontroversi awal hingga akhirnya meraih kesuksesan.
Tidak hanya itu, penghargaan dan kemenangan ini telah meningkatkan profil H1-KEY di mata industri dan memperluas basis penggemar mereka. Menurut beberapa pengamat industri, prestasi ini juga membuka lebih banyak peluang untuk H1-KEY mendapatkan tawaran tampil di berbagai acara dan festival musik bergengsi.
Pada akhirnya, pencapaian ganda pada tahun 2023 ini menjadi bukti bahwa H1-KEY telah berhasil melewati fase kritis sebagai grup pendatang baru dan kini siap melangkah ke tahap berikutnya dalam karier mereka.
Perjalanan Karier dan Masa Depan H1-KEY
Perjalanan musikal H1-KEY terus berkembang sejak memulai langkah pertama di industri K-pop. Grup ini telah membangun identitas musik yang semakin matang dan dikenal luas, sambil memperluas pengaruh mereka di kancah domestik maupun internasional.
Mini album dan konsep musik
Setelah debut dengan single "Athletic Girl" pada Januari 2022, H1-KEY merilis extended play pertama mereka berjudul "Rose Blossom" tepat setahun kemudian pada 5 Januari 2023. Extended play kedua "Seoul Dreaming" menyusul pada 30 Agustus 2023 dengan lagu utama "Seoul (Such a Beautiful City)". Lagu ini membawa mereka meraih kemenangan pertama di acara musik The Show pada 5 September 2023.
H1-KEY juga meluncurkan proyek musik bernama H1-Keynote, dimulai dengan single digital "Thinkin' About You" pada 19 Januari 2024, diikuti single kedua "Deeper" pada 27 Februari. Pada 19 Juni 2024, grup ini merilis extended play ketiga "Love or Hate", dan setahun kemudian tepatnya 26 Juni 2025, extended play keempat "Lovestruck" dirilis.
Konsep musik H1-KEY dikenal dengan nuansa energik dan menyegarkan, didukung penampilan kuat dan konsep berwarna yang disukai penggemar. Lagu "Summer Was" bahkan menciptakan fenomena 'reverse run' dengan kembali naik tangga lagu hingga dua kali.
Citra grup di mata publik
Meskipun baru di industri, H1-KEY telah membangun reputasi solid sebagai grup yang konsisten menyajikan "musik sehat berkualitas". Mereka berhasil menorehkan prestasi mengesankan dengan single "LOVE or HATE" yang mencapai peringkat 15 di tangga lagu Melon Hot 100, serta masuk dalam enam tangga lagu iTunes dan tiga tangga Apple Music internasional.
Penggemar H1-KEY menghargai keautentikan dan pertumbuhan konsisten grup ini. Kepercayaan publik terbentuk karena mereka tidak mengejar tren sementara, melainkan fokus pada identitas musik yang khas.
Potensi masa depan di industri K-Pop
H1-KEY kini diakui sebagai salah satu kekuatan terdepan di generasi keempat grup perempuan K-pop. Pada 1 Agustus 2025, diumumkan bahwa mereka menandatangani kontrak eksklusif dengan Choi Creative Lab, menandai perpindahan dari agensi sebelumnya, GLG.
Dengan berencana debut di Jepang melalui mini album Jepang pertama mereka "Lovestruck" pada 27 Agustus, serta penunjukan sebagai duta kehormatan untuk Badan Ketenagakerjaan Korea untuk Penyandang Disabilitas pada Maret 2024, H1-KEY memperluas pengaruh mereka melampaui batas-batas konvensional. Namun, keaslian dan kesederhanaan tetap menjadi kekuatan utama yang menjanjikan masa depan cerah bagi grup ini di industri K-pop.
FAQS
Penggemar baru grup ini mungkin memiliki banyak pertanyaan tentang H1-KEY. Berikut jawaban untuk pertanyaan yang sering diajukan:
Kapan H1-KEY debut? H1-KEY memulai debutnya pada 5 Januari 2022 dengan merilis single album "Athletic Girl".
Siapa nama fandom resmi H1-KEY? Penggemar H1-KEY dikenal dengan nama M1-KEY. Nama ini memiliki arti filosofis bahwa para penggemar adalah kunci yang akan H1-KEY bawa kemana pun mereka pergi dan melewati segala hal bersama-sama.
Di bawah agensi apa H1-KEY bernaung? Awalnya, H1-KEY berada di bawah manajemen Grandline Group (GLG) Entertainment dan Sony Music. Namun, pada 1 Agustus 2025, diumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak eksklusif dengan Choi Creative Lab.
Apa yang terjadi dengan Sitala? Pada 25 Mei 2022, GLG mengumumkan bahwa Sitala meninggalkan grup karena alasan pribadi. Keputusan ini diambil setelah diskusi panjang dengan Sitala sendiri dan anggota H1-KEY lainnya.
Apa tujuan H1-KEY dalam industri K-pop? Seoi menyatakan, "Dampak yang ingin saya tinggalkan dalam industri K-pop adalah siapa pun yang mendengarkan musik kami dapat mengeluarkan semua air mata mereka". Anggota lain menambahkan bahwa mereka ingin menjadi "idol penyembuh" yang memberikan kenyamanan dan harapan kepada semua pendengar.
Apa mimpi terbesar H1-KEY? Hwiseo mengungkapkan harapannya untuk memenangkan trofi pertama mereka di acara musik mingguan Korea Selatan. Mereka juga ingin "bertemu banyak M1-KEY melalui fan meeting, mengadakan konser sendiri, dan bahkan melakukan tur dunia". Yel secara khusus bermimpi untuk tampil di Coachella sebagai H1-KEY.
Posting Komentar