Cheeky - EL7Z UP (2023)
Mengapa "Cheeky" EL7Z UP Jadi Lagu Debut yang Bikin Penasaran?
"Cheeky - EL7Z UP" menjadi pembicaraan hangat sejak dirilis pada 14 September 2023. Grup proyek yang terbentuk melalui acara kompetisi Queendom Puzzle ini langsung menarik perhatian dengan lagu debut mereka yang energik dan berpotensi menjadi hit akhir tahun.
Terbentuk dari tujuh member berbakat dari grup yang berbeda, EL7Z UP adalah hasil dari Queendom Puzzle yang menayangkan episode finalnya pada 15 Agustus 2023. Grup ini terdiri dari Hwiseo (H1-KEY), Nana (woo!ah!), Yuki (PURPLE KISS), Kei (Lovelyz), Yeoreum (WJSN), Yeonhee (Rocket Punch), dan Yeeun (mantan member CLC). Meskipun baru sebulan setelah acara berakhir, mereka telah melakukan debut dengan lagu "Cheeky".
Salah satu daya tarik utama lagu ini adalah melodi chorus dan hook "feeling cheeky cheeky nothing you can do about it" yang disampaikan dengan energi cepat, menciptakan earworm yang layak mendapat popularitas viral. Namun, bagaimana sebenarnya kualitas lagu debut ini? Apakah EL7Z UP mampu membuktikan bahwa mereka lebih dari sekadar grup proyek sementara?
Asal Usul EL7Z UP dan Proyek Queendom Puzzle
EL7Z UP lahir dari konsep unik yang berbeda dari grup proyek lainnya dalam industri K-pop. Grup ini terbentuk melalui acara survival yang mencoba mencari kombinasi ideal dari idol-idol yang sudah debut sebelumnya.
Konsep survival show dan format Queendom Puzzle
Queendom Puzzle merupakan program survival reality show yang tayang di Mnet dari 13 Juni hingga 15 Agustus 2023. Meskipun menggunakan nama "Queendom", format acara ini sangat berbeda dari musim-musim sebelumnya. Acara ini dirancang khusus untuk membentuk sebuah supergrup global dengan mengambil anggota dari grup yang masih aktif.
Berbeda dengan kompetisi tim yang biasa ditemui pada program survival, Queendom Puzzle berfokus pada kompetisi individual. Dari 28 kontestan awal, mereka bersaing melalui berbagai penampilan untuk akhirnya terpilih menjadi anggota supergrup 7 member. Konsep "puzzle" dalam acara ini berasal dari ide mencampur berbagai kombinasi dan tim idol untuk menciptakan lineup final yang ideal.
Sistem seleksi final ditentukan berdasarkan voting melalui aplikasi Mnet Plus dan Twinkple, dengan komposisi 50% suara dari Korea dan 50% dari seluruh wilayah global. Para penggemar dapat memilih 7 kontestan yang menurut mereka membentuk kombinasi terbaik, dan melalui voting inilah ketujuh pemenang ditentukan.
Siapa saja member EL7Z UP?
Setelah melalui serangkaian kompetisi yang ketat, tujuh anggota terpilih sebagai member EL7Z UP melalui sistem voting pada episode final 15 Agustus 2023. Mereka adalah:
Hwiseo dari H1-KEY (peringkat 1 dengan 444.495 suara)
Nana dari woo!ah! (peringkat 2 dengan 430.450 suara)Yuki dari Purple Kiss (peringkat 3 dengan 394.649 suara)
Kei dari Lovelyz (peringkat 4 dengan 371.096 suara)
Yeoreum dari WJSN (peringkat 5 dengan 371.096 suara)
Yeonhee dari Rocket Punch (peringkat 6 dengan 358.059 suara)
Yeeun dari CLC (peringkat 7 dengan 350.517 suara)
Semua anggota EL7Z UP telah memiliki pengalaman debut di grup lain sebelumnya. Kei debut sebagai anggota Lovelyz pada 2014, Yeeun debut bersama CLC pada 2015, Yeoreum bersama WJSN pada 2016, Yeonhee dengan Rocket Punch pada 2019, sementara Nana dan Yuki masing-masing debut bersama Wooah dan Purple Kiss pada 2020, dan Hwiseo bersama H1-Key pada 2022. Pada 14 September 2023, Yeoreum diperkenalkan sebagai leader EL7Z UP.
Uniknya kontrak dan promosi lintas grup
Menariknya, nama "EL7Z UP" sendiri adalah anagram dari kata 'PUZZLE' yang dieja terbalik, dengan angka '7' menggantikan salah satu huruf 'z'. Nama ini mewakili "tujuh anggota terbaik yang dipilih atau di'puzzle' oleh penonton".
Salah satu keunikan EL7Z UP terletak pada kontrak yang tidak mengharuskan member untuk fokus secara eksklusif pada grup proyek ini. Berbeda dengan grup proyek Mnet lainnya yang biasanya memiliki kontrak eksklusif, member EL7Z UP diperbolehkan mempromosikan baik dengan grup proyek maupun dengan grup asli mereka secara bersamaan. Hal ini memungkinkan para anggota untuk tetap aktif di grup mereka masing-masing sambil berpartisipasi dalam aktivitas EL7Z UP.
Berdasarkan kontrak, grup ini dijadwalkan akan merilis tiga mini album sebelum secara resmi bubar. EL7Z UP juga direncanakan akan berpartisipasi dalam tur global, acara MAMA 2023, dan konser penggemar di Jepang pada 22 dan 24 Oktober. Pengelolaan grup ini dilakukan melalui co-management antara DG Entertainment dan APPLE MONSTER, bukan di bawah WAKEONE seperti yang awalnya direncanakan.
Debut resmi EL7Z UP akhirnya terjadi pada 14 September 2023 dengan mini album pertama mereka berjudul "7 + UP", hanya sebulan setelah acara Queendom Puzzle berakhir.
Struktur Lagu 'Cheeky': Campuran Gaya yang Berani
Lagu "Cheeky" dari EL7Z UP menampilkan perpaduan beragam elemen musik yang menciptakan dinamika unik dalam struktur lagunya. Meskipun beberapa kritikus menganggapnya "mengikuti semua tren K-pop 2023", komposisi ini tetap menawarkan kejutan-kejutan yang menjadikannya menarik untuk dibahas.
Verse pembuka dengan beat berat
Bagian pembuka "Cheeky" langsung menarik perhatian dengan kombinasi melodi dan rap yang disampaikan di atas beat yang kasar dan berat. Produksi pada bagian ini mengingatkan pada gaya NCT, sesuatu yang tidak terduga dari grup yang baru debut. Latar belakang verse diwarnai dengan bass yang sangat rendah dan berdentum, menciptakan atmosfer yang unik.
Verse pertama dibawakan oleh Hwiseo, Yuki, Yeonhee, dan Yeeun dengan lirik yang menunjukkan kepercayaan diri seperti "All dressed up but I'm 찢어진 Jeans and spice up 제법 톡 쏘는 feel" dan "난 나야 알잖아? If you don't, come in and check me out". Namun, beberapa pengamat musik merasa bagian ini kurang efektif dan terkesan kering. Sementara itu, pada verse kedua terdapat sampel karya klasik "Prince Igor" dari Borodin yang menjadi latar belakang untuk bagian rap, memberi nuansa yang tidak biasa.
Chorus melodik yang catchy
Berbeda dengan verse-nya, chorus "Cheeky" membawa perubahan suasana yang signifikan. Bagian ini menawarkan melodi yang menyegarkan dengan sentuhan "gigitan" yang khas. Para vokalis grup mendapat kesempatan untuk bersinar pada bagian ini, dengan Nana, Yeoreum, Hwiseo, dan Yeonhee berbagi bagian dalam chorus.
Hook utama lagu, "Feelin' cheeky, cheeky, nothing you can do about it", menjadi titik fokus yang mudah diingat. Bagian chorus ini juga memperlihatkan kecerahan dan energi yang dibawa para member, menciptakan daya tarik K-pop yang timeless. Menariknya, meskipun lagu ini memiliki beberapa bagian yang kontroversial, chorus-nya mendapat apresiasi hampir universal dari para kritikus musik.
Bridge dan post-chorus yang kontras
Salah satu karakteristik unik "Cheeky" adalah transisi-transisi mendadak antar bagian, terutama dari chorus kedua ke bridge. Bridge yang dibawakan oleh Hwiseo membawa pesan motivasional dengan lirik "망설이지 말아 don't wait (Wait), 틀린 답은 없어 no way, 마음 가는 대로 fly away" yang artinya jangan ragu, tidak ada jawaban yang salah, dan ikuti kata hatimu.
Post-chorus lagu ini menampilkan pengulangan frasa "Cheeky, cheeky, freaky-deaky" yang beberapa kritikus anggap sebagai "momentum killer" dan sulit untuk dianggap serius. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa 80 detik terakhir lagu — mulai dari chorus kedua hingga bridge ke chorus final — adalah bagian terbaik dari lagu ini, menunjukkan bagaimana struktur lagu yang bervariasi dapat menghasilkan reaksi yang beragam.
Secara keseluruhan, "Cheeky" adalah lagu yang terbangun dari bagian-bagian yang kontras. Seperti diungkapkan salah satu kritikus, "Lagu ini terbentuk dengan solid jika Anda penggemar gaya ini". Namun, kontras antar bagian ini jugalah yang membuat lagu debut EL7Z UP menjadi pembicaraan di kalangan penggemar K-pop, karena berani mengeksplorasi berbagai elemen musik dalam satu komposisi.
Hook dan Chorus: Daya Tarik Utama Lagu
Daya tarik terbesar dari lagu debut EL7Z UP terletak pada hook dan chorus yang sangat menempel di telinga. Begitu mendengarkan lagu ini, pendengar akan langsung tertarik dengan bagian "Feelin' cheeky, cheeky, nothing you can do about it" yang diulang beberapa kali sepanjang lagu. Bagian ini menjadi identitas utama lagu "Cheeky" dan menjadi fondasi kekuatan lagu debut grup proyek ini.
Lirik 'cheeky cheeky freaky deeky' yang mudah diingat
Frasa "Cheeky, cheeky, freaky-deaky" menjadi hook utama lagu yang diulang berkali-kali dengan berbagai variasi. Hook ini memiliki kekuatan besar karena sangat mudah diingat dan diucapkan, baik oleh penggemar Korea maupun internasional. Pengulangan kata "cheeky" yang bermakna "nakal" atau "berani" mencerminkan sikap percaya diri yang ingin ditunjukkan grup ini.
Selain itu, distribusi bagian vokal pada hook ini dibagi secara merata di antara para member. Yuki membawakan bagian "Feelin' cheeky cheeky nothing you can do about it", sementara Kei menyanyikan "I'm so cheeky cheeky mwora hadeun sanggwaneopji". Yeoreum kemudian melanjutkan dengan "Feelin' cheeky cheeky nothing you can do about it" dan Hwiseo dengan "I'm so cheeky cheeky ppallimoyeo jigeum yeogi".
Kombinasi bahasa Inggris dan Korea dalam lirik seperti "Little freaky-deaky, jangnanseureon useumkkaji" (bahkan sampai tawa yang nakal) dan "Little freaky-deaky, singyeong an sseo, geureon sori" (Little freaky-deaky, tidak peduli, suara seperti itu) menambah dimensi pada hook yang menggambarkan sikap bebas dan percaya diri.
Energi ceria dan tempo cepat
Chorus "Cheeky" disampaikan dengan energi yang cepat dan bersemangat, menciptakan kesan ceria yang kontras dengan bagian verse yang lebih berat. Ketika hook "Cheeky, cheeky, cheeky, cheeky, cheeky, cheeky, ooh" mulai dimainkan, tempo lagu terasa meningkat dan menciptakan suasana yang lebih ringan.
Meskipun demikian, kecepatan dan energi yang dibawakan oleh para member dalam chorus menjadikan bagian ini memiliki daya tarik K-pop yang timeless. Nada-nada yang digunakan dalam chorus cenderung lebih tinggi dan cerah dibandingkan verse, dengan penekanan pada kata "cheeky" yang diucapkan dengan penuh semangat.
Pada dasarnya, kekuatan chorus ini juga didukung oleh performa vokal para member yang mampu menyampaikan pesan kebebasan dan kegembiraan. Frasa motivasional seperti "saeroun hana mandeuneun Highlight" (membuat sesuatu yang baru menjadi sorotan) menambah energi positif pada lagu ini.
Potensi viral di media sosial
Melodi chorus dan hook "feeling cheeky cheeky nothing you can do about it" yang disampaikan dengan energi cepat menciptakan earworm yang layak mendapat popularitas viral. Aspek ini menjadikan "Cheeky" sebagai lagu yang berpotensi untuk menjadi tren di platform seperti TikTok dan Instagram Reels.
Bagian chorus yang ringkas dan mudah diingat menjadi faktor utama yang mendukung potensi viral lagu ini. Ketika pendengar pertama kali mendengar lagu "Cheeky", mereka mungkin akan langsung mengingat dan mengulang frasa "cheeky cheeky freaky deeky" bahkan setelah lagu selesai diputar.
Kemudian, kombinasi lirik bahasa Inggris dan Korea memberikan daya tarik global yang memungkinkan lagu ini dinikmati oleh audiens yang lebih luas. Bagian seperti "Han baljjak gakkai" (selangkah lebih dekat) dan "Ne maeumeul muldeuril Time" (waktu untuk mewarnai hatimu) menciptakan momen-momen khas yang dapat menjadi bagian dari tantangan dance di media sosial.
Terlebih lagi, meskipun lagu ini memiliki beberapa bagian yang kontroversial, chorus-nya mendapat apresiasi hampir universal dari para kritikus musik. Kombinasi antara melodi yang catchy dan lirik yang playful menjadikan "Cheeky" sebagai lagu debut yang menunjukkan potensi besar EL7Z UP untuk menarik perhatian industri musik K-pop.
Eksperimen Produksi: Kejutan dan Ketidakkonsistenan
Produksi lagu "Cheeky" menunjukkan keberanian EL7Z UP dalam eksperimen musik yang menghasilkan campuran elemen mengejutkan. Beberapa kritikus menyebut lagu ini terdengar seperti 2-3 lagu yang digabungkan menjadi satu, mirip dengan mashup YouTube yang menggabungkan beberapa trek instrumental. Meskipun pendekatan ini menciptakan ketidakkonsistenan, justru hal inilah yang membuat lagu debut mereka menjadi bahan perbincangan.
Sample klasik Borodin di verse 2
Salah satu kejutan terbesar dalam "Cheeky" adalah penggunaan sampel karya klasik pada verse kedua. Bagian rap Yeeun diiringi sampel oboe solo dari karya Alexander Borodin berjudul "Polovtsian Dances". Sampel ini bukan sembarang pilihan—kritikus musik mengakui bahwa bagian tersebut merupakan "salah satu solo oboe terbaik dalam musik klasik".
Namun demikian, keputusan memasukkan elemen klasik ini menuai tanggapan beragam. Beberapa penggemar menyukainya karena keunikannya, tetapi kritikus lain menyebutnya sebagai "momentum killer" dalam lagu. Seorang pengamat mencatat: "Saya menyukai ide rap dengan musik ambient di latar belakang, tetapi ini bukan lagu yang tepat untuk itu, juga bagian tersebut tidak mendapat cukup waktu untuk bernafas dan menunjukkan potensinya".
Transisi mendadak antar bagian
Alur "Cheeky" terkesan tidak konvensional dengan transisi-transisi mendadak yang mengejutkan. Perpindahan dari chorus kedua ke bridge terjadi secara tiba-tiba tanpa persiapan, menciptakan kesan seolah pendengar berpindah ke lagu yang berbeda. Selain itu, perubahan kunci nada (key change) pada bridge juga menimbulkan kebingungan karena kemudian kembali ke kunci nada awal untuk chorus final.
Struktur lagu yang tidak biasa ini menyebabkan beberapa penggemar merasa alurnya aneh, dengan satu komentar menyebutkan bahwa lagu ini "terdengar seperti 2-3 lagu yang dicampur menjadi satu". Sementara itu, komentar lain menyatakan: "Bridge adalah kesempatan sempurna untuk memperkenalkan perubahan kunci, saya bertanya-tanya apa yang membuat mereka memutuskan untuk tidak melakukannya".
Pengaruh gaya NCT dan girl group lain
Produksi "Cheeky" menunjukkan pengaruh dari berbagai grup K-pop lainnya. Beberapa kritikus mengatakan bahwa produksinya mengingatkan pada gaya NCT, sesuatu yang tidak diperkirakan dari grup ini. Kemudian, post-chorus lagu ini mengingatkan pada "TANK" dari NMIXX dengan "Cheeky freaky deaky" yang terasa seperti versi 2.0 dari "freaky fresh fresh".
Walaupun pengaruh dari grup lain terlihat jelas, "Cheeky" tetap memiliki potensi besar. Satu kritikus bahkan menyatakan: "Sangat disayangkan ini adalah lagu grup proyek, karena inti dari lagu ini memiliki potensi untuk masuk daftar lagu terbaik akhir tahun". Lagu ini mencapai puncaknya pada 80 detik terakhir yang mencakup chorus kedua hingga bridge vokal ke pengulangan chorus final hingga breakdown.
Secara keseluruhan, eksperimen produksi dalam "Cheeky" menghasilkan lagu yang cukup kontroversial namun berpotensi. Meskipun tidak sepenuhnya berhasil, keberanian mereka mencampurkan berbagai elemen menunjukkan potensi kreatif EL7Z UP sebagai grup proyek.
Performa Member: Siapa yang Paling Bersinar?
Di balik lagu "Cheeky", kontribusi individu setiap member menjadi sorotan penting yang menentukan arah dan kualitas debut EL7Z UP. Sebagai grup yang terdiri dari idol berpengalaman, performa solo mereka mencerminkan keunikan dan kekuatan masing-masing yang membuat "Cheeky" memiliki dinamika menarik.
Yeeun dan rap eksperimental
Bagian verse kedua yang dibawakan Yeeun menjadi salah satu momen paling eksperimental dalam lagu. Dengan latar belakang sampel karya klasik Borodin, rap Yeeun dianggap "sangat segar" oleh beberapa kritikus musik. Meskipun demikian, ada pula pendapat bahwa lagu ini "kehilangan momentum segera setelahnya".
Sebagai Main Rapper dari CLC, Yeeun menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan gaya musik yang tidak biasa. Kemampuan berbahasa Korea, Inggris, Cina, dan Jepang turut memperkaya aspek linguistik dalam bagiannya. Performa Yeeun menjadi bukti mengapa ia berhasil menduduki peringkat 7 dengan 350.517 suara dalam episode final Queendom Puzzle.
Terlepas dari keahliannya dalam rap, Yeeun juga menunjukkan sisi vokal yang mengejutkan. Dalam lagu "Die for You" di mini album yang sama, ia mampu memperlihatkan kemampuan vokal yang mengesankan. Seorang kritikus bahkan menyatakan "saya terkejut dengan vokal para rapper seperti Yeeun", menunjukkan bahwa ia memiliki potensi yang lebih besar dari sekadar seorang rapper.
Hwiseo di bagian bridge
Bagian bridge yang dibawakan Hwiseo menarik perhatian khusus dalam struktur lagu "Cheeky". Namun, beberapa pengamat musik menilai bridge ini "sangat canggung" dengan transisi yang "tidak berfungsi dengan baik". Hal ini menimbulkan perdebatan tentang efektivitas bagian tersebut dalam keseluruhan lagu.
Sementara itu, latar belakang Hwiseo sebagai Main Vocalist dari H1-KEY dengan pengalaman training selama 9,5 tahun seharusnya menjadi modal kuat. Hwiseo adalah member yang mendapat peringkat tertinggi dalam Queendom Puzzle dengan 444.495 suara, menunjukkan popularitas dan pengakuan atas kemampuannya.
Menariknya, kecanggungan bridge tidak mengurangi apresiasi terhadap kemampuan vokal Hwiseo. Beberapa penggemar justru menyebutkan bahwa bridge adalah "bagian terbaik dari lagu", menunjukkan bahwa bagian ini, meskipun kontroversial, tetap meninggalkan kesan mendalam bagi pendengar.
Keseimbangan vokal dan rap antar member
Salah satu kekuatan utama EL7Z UP adalah keseimbangan antara member dengan spesialisasi vokal dan rap. Dalam "Cheeky", bahkan para rapper mendapat bagian bernyanyi, memperlihatkan betapa lengkapnya kemampuan vokal grup ini. Hal ini membuka lebih banyak kemungkinan eksplorasi musik di masa depan.
Kecerahan dan energi yang dibawa para member ke bagian tengah lagu juga menjadi nilai tambah. Namun, beberapa kritikus merasa "akan lebih baik jika mendengar lebih banyak karakter dalam lagu, terutama dari para member", mengindikasikan bahwa potensi individu belum sepenuhnya tereksplorasi.
Dengan anggota berbakat seperti Kei dari Lovelyz, Yeoreum dari WJSN, Yeonhee dari Rocket Punch, Nana dari WOOAH, Hwiseo dari H1-KEY, Yuki dari PURPLE KISS, dan Yeeun dari CLC, EL7Z UP memiliki "cakupan musik yang lebih luas untuk dicoba". Melihat kemampuan mereka dalam "Die for You", yang dinilai sebagai lagu yang "menampilkan yang terbaik dari grup ini", jelas bahwa member EL7Z UP memiliki potensi lebih besar dari yang ditunjukkan dalam "Cheeky".
Konsep Video Musik: Simbolisme Audisi dan Kebebasan
Video musik "Cheeky" tidak hanya sekadar visual pendukung lagu, namun menyajikan narasi simbolis yang memperkuat identitas EL7Z UP sebagai grup yang berani tampil beda. Konsep video ini menggunakan tema audisi balet sebagai metafora yang cerdas untuk perjalanan para member.
Tema balet dan pemberontakan
Konsep video debut EL7Z UP berpusat pada audisi balet, terlihat dari poster dan antrian peserta audisi yang muncul di awal video. Pemilihan tema balet ini kemungkinan terkait dengan sampel musik klasik yang digunakan dalam lagu, menciptakan koherensi antara audio dan visual.
Menariknya, alih-alih mengikuti koreografi balet tradisional, para member "memberontak" dengan meninggalkan format balet dan beralih menari mengikuti irama "Cheeky". Pemberontakan ini menjadi tindakan "cheeky" (nakal/berani) utama dalam video, menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan mengekspresikan diri dengan cara yang autentik.
Kontras antara keanggunan balet dan energi lagu "Cheeky" menciptakan dinamika visual yang menarik. Transisi dari estetika gelap ke warna-warni yang berulang sepanjang video memperkuat perbedaan suasana antara verse dan chorus. Dengan demikian, visual video selaras dengan struktur musik yang juga memiliki kontras serupa.
Visual yang mendukung pesan lagu
Lirik "Cheeky" menyampaikan pesan kepercayaan diri para anggota grup yang memilih jalan mereka sendiri tanpa terpengaruh pendapat orang lain. Visual dalam video musik memperkuat pesan ini melalui simbolisme "pembebasan" dari aturan ketat balet menuju ekspresi diri yang lebih bebas.
Selama video berlangsung, terlihat pergantian antara estetika gelap dan penuh warna yang menggambarkan perubahan suasana antara verse dan chorus. Perubahan visual ini tidak hanya memperkaya pengalaman menonton tetapi juga membantu pendengar memahami struktur lagu yang memiliki kontras serupa.
Take panjang pada menit 0:37 mendapat apresiasi khusus dari pengamat sebagai "fantastis" dan "sebuah keistimewaan dalam video musik". Momen-momen visual seperti ini menunjukkan perhatian terhadap detail produksi yang memperkaya narasi keseluruhan video.
Kaitan dengan awal baru bagi para member
Konsep audisi dalam video musik "Cheeky" memiliki makna lebih dalam, terutama jika dikaitkan dengan situasi nyata para member EL7Z UP. Tema ini menjadi logis sebagai representasi awal yang baru bagi mereka, terlebih mengingat para anggota memiliki karier sendiri untuk dilanjutkan selama dan setelah promosi EL7Z UP berakhir.
Video ini secara cerdas mencerminkan realitas grup proyek yang dibentuk dari kompetisi survival show. Simbolisme audisi mewakili proses seleksi yang mereka lalui di Queendom Puzzle, sementara "pembebasan" dari balet menunjukkan transformasi mereka dari kontestan menjadi grup debut.
Perpaduan anggota dari generasi ketiga dan keempat K-pop dalam satu video juga menjadi visual yang menarik, menciptakan harmoni yang mengesankan di antara idol dari berbagai latar belakang. Meskipun hanya sebuah grup proyek, visual EL7Z UP berhasil menyatukan berbagai era K-pop dalam satu frame yang kohesif.
Kritik dan Pujian: Lagu yang Membagi Pendapat
Lagu debut EL7Z UP telah menciptakan polarisasi pendapat di kalangan kritikus dan penggemar K-pop. Berbagai ulasan menunjukkan bahwa "Cheeky" adalah lagu yang memiliki kekuatan sekaligus kelemahan yang cukup mencolok, menjadikannya bahan diskusi menarik di industri musik.
Bagian yang disukai vs yang dianggap lemah
Chorus "Cheeky" mendapat pujian luas sebagai bagian terkuat lagu ini. Banyak kritikus menyebut melodi chorus memiliki "daya tarik K-pop yang timeless" dan menjadi momen paling menyenangkan dalam lagu. Sementara itu, bagian yang paling banyak mendapat kritik adalah verse yang dianggap "kering dan tidak menarik", serta transisi mendadak antar bagian yang dinilai "canggung dan tidak efektif".
Bagian bridge yang dibawakan Hwiseo dan rap eksperimental Yeeun juga menuai tanggapan beragam. Beberapa pengamat menyebut keduanya "sangat canggung" dengan transisi yang "tidak berfungsi dengan baik sama sekali". Meskipun demikian, 80 detik terakhir lagu—mulai dari chorus kedua hingga breakdown—secara umum dianggap sebagai bagian terbaik dari keseluruhan komposisi.
Apakah lagu ini terlalu generik?
Beberapa kritikus menilai "Cheeky" terlalu aman dan mainstream untuk grup yang beranggotakan idol berpengalaman. Satu ulasan menyebutkan bahwa lagu ini terdengar "generik dan mungkin beberapa tahun terlambat", sementara pendapat lain mengkritik pendekatan "kelinci berbaju 5th gen" yang terasa tidak sesuai untuk grup dengan vokalis sekaliber EL7Z UP.
Terlepas dari itu, ada pula yang berpendapat bahwa pendekatan yang lebih matang seperti gaya (G)I-DLE mungkin akan lebih cocok dengan kemampuan dan pengalaman para member. Menariknya, beberapa penggemar menganggap b-side "Die for You" justru lebih berhasil menampilkan potensi sebenarnya dari grup ini.
Apresiasi terhadap chorus dan energi
Walaupun banyak kritik, "Cheeky" tetap mendapat apresiasi untuk energi dan kecerahannya. Chorus yang catchy dengan hook "cheeky cheeky freaky deeky" dianggap sebagai bagian yang paling berhasil, dengan melodi yang menempel di telinga dan berpotensi viral.
Seorang kritikus bahkan memberikan penilaian untuk seluruh mini album mereka: "Die for You (4/5), CHEEKY (2.5/5), Undercover (3/5), Hideaway (3.2/5), Cloud 9 (3.5/5)". Ini menunjukkan bahwa meskipun "Cheeky" bukan yang terkuat, mini album secara keseluruhan mendapat penilaian positif.
Sebagai grup proyek dengan talenta besar, banyak yang merasa EL7Z UP pantas mendapatkan materi yang lebih kuat dan menantang. Namun pada akhirnya, "Cheeky" telah berhasil memantik diskusi dan menarik perhatian, yang merupakan pencapaian tersendiri untuk sebuah lagu debut.
Potensi Masa Depan EL7Z UP Setelah 'Cheeky'
Perjalanan EL7Z UP setelah lagu debut mereka mengalami beberapa tantangan yang tidak terduga. Meskipun "Cheeky" berhasil mencuri perhatian, nasib grup proyek ini tampaknya tidak secerah harapan para penggemar.
Harapan untuk comeback berikutnya
Pada awalnya, masa depan EL7Z UP terlihat menjanjikan. Pada 5 Desember 2023, muncul laporan bahwa EL7Z UP akan merilis album baru di awal 2024. Kemudian pada 26 Februari 2024, tanggal rilis ditetapkan pada bulan Mei. Grup ini bahkan dijadwalkan untuk membawakan lagu baru dari album tersebut di KCON Japan 2024.
Namun demikian, harapan penggemar harus pupus ketika kemunculan mereka di KCON dan perilisan album akhirnya dibatalkan. Pembatalan ini disebabkan oleh "keadaan internal" yang tidak dijelaskan secara rinci. Hingga Oktober 2024, belum ada rencana untuk aktivitas grup lebih lanjut.
Perbandingan dengan lagu lain di mini album
Menariknya, meskipun "Cheeky" menjadi sorotan utama debut mereka, beberapa penggemar justru lebih menyukai lagu lain dalam mini album "7+UP". Mini album tersebut memiliki total 5 lagu yang semuanya merupakan materi orisinal.
"Die for You" sering disebut sebagai lagu yang lebih menunjukkan potensi sebenarnya dari grup ini. Lagu dance dengan vokal yang mengesankan ini seharusnya mendapat promosi lanjutan pada November 2023, tetapi promosi diakhiri lebih awal agar grup dapat fokus pada konser penggemar Jepang dan penampilan di MAMA AWARDS 2023.
Selain "Die for You", mini album "7+UP" juga berisi tiga lagu lain yang sama sekali tidak tumpang tindih dengan Queendom Puzzle: "Undercover", "Hideaway", dan "Cloud 9". Beberapa penggemar memberikan peringkat lebih tinggi untuk lagu-lagu ini dibandingkan "Cheeky", dengan satu ulasan memberikan "Die for You" nilai 4/5 sementara "Cheeky" hanya 2.5/5.
Apakah mereka akan bertahan sebagai grup proyek?
Melihat perkembangan terkini, prospek EL7Z UP untuk terus bertahan sebagai grup proyek terlihat semakin kecil. Dalam wawancara, Yuki dari Purple Kiss dan EL7Z UP mengungkapkan bahwa tidak ada rencana untuk comeback EL7Z UP. Selain itu, manajemen grup dan para anggota belum mengonfirmasi bahwa rencana comeback masih berlanjut.
Meskipun demikian, kabar baiknya adalah semua anggota masih aktif dalam industri hiburan. Hwiseo, Nana, dan Yuki masih aktif mempromosikan dengan grup masing-masing. WOOAH dan PURPLE K!SS akan tampil di acara survival show mendatang bernama A-IDOL. Sementara itu, Yeeun dan Kei terus mempromosikan diri sebagai artis solo, dengan merilis single terbaru "Picky (Feat. BANG YONGGUK)" dan "Winter Garden" masing-masing pada 2024.
Dengan tidak adanya rencana konkret untuk EL7Z UP, tampaknya grup ini mungkin akan menjadi catatan singkat namun berkesan dalam sejarah K-pop, meninggalkan warisan lagu debut "Cheeky" yang penuh kontroversi namun menarik.
FAQS
Berbagai pertanyaan sering muncul seputar lagu debut EL7Z UP yang menggabungkan beragam elemen musik. Berikut jawaban untuk pertanyaan yang kerap ditanyakan penggemar.
Siapa yang memproduksi "CHEEKY" dari EL7Z UP? Meskipun informasi spesifik mengenai produser tidak terungkap secara detail, lagu ini menunjukkan pengaruh gaya NCT dan mencampurkan berbagai elemen musik yang berbeda.
Kapan EL7Z UP merilis "CHEEKY"? EL7Z UP merilis "CHEEKY" sebagai lagu debut mereka pada 14 September 2023, hanya sebulan setelah acara Queendom Puzzle berakhir.
Siapa yang menulis lirik "CHEEKY"? Informasi mengenai penulis lirik belum terungkap kepada publik, namun lirik "cheeky cheeky freaky deeky" menjadi bagian yang paling diingat penggemar.
Bagaimana penilaian lagu lain dalam mini album mereka? Beberapa penggemar memberikan peringkat yang bervariasi: "Die for You" mendapat 4/5, "CHEEKY" 2.5/5, "Undercover" 3/5, "Hideaway" 3.2/5, dan "Cloud 9" 3.5/5. Bahkan, "Die for You" sering disebut sebagai lagu yang lebih menampilkan potensi sebenarnya dari grup ini.
Apakah lagu ini memiliki koreografi khusus? Lagu ini memiliki koreografi yang mencerminkan tema pemberontakan dari balet tradisional ke gaya yang lebih bebas, sesuai dengan konsep video musiknya.
Posting Komentar