MAVE: Make New Wave

MAVE Make New Wave

Mengenal MAVE: Rahasia di Balik Pesona Para Member yang Mencuri Perhatian

MAVE berhasil mencuri perhatian dunia K-pop dengan konsep unik sebagai grup idol virtual berbasis artificial intelligence (AI) yang memukau. Hanya dalam 4 hari setelah debut, music video single mereka "Pandora" telah ditonton lebih dari 4,3 juta kali di YouTube.

Grup yang terdiri dari empat member wanita virtual ini resmi debut pada 25 Januari 2023 di bawah naungan Metaverse Entertainment. Tidak hanya tampil dengan visual hyper-realistik yang dihasilkan melalui teknologi CGI canggih, member MAVE juga memiliki kemampuan berkomunikasi dalam empat bahasa berbeda: Korea, Inggris, Prancis, dan Bahasa Indonesia. Selain itu, nama MAVE sendiri berasal dari frasa "Make New Wave" yang mencerminkan filosofi grup untuk menciptakan gelombang baru dalam industri K-pop.

Para penggemar MAVE yang dikenal dengan sebutan MAZE dapat mengenal lebih dekat keempat member yaitu Siu, Zena, Tyra, dan Marty. Masing-masing member memiliki kepribadian unik dan pesona tersendiri yang membuat mereka tidak kalah menarik dibandingkan idol K-pop konvensional.

MAVE Make New Wave

Asal Usul MAVE dan Agensinya

Perjalanan MAVE dimulai pada tahun 2022 ketika Metaverse Entertainment mulai mempersiapkan debut grup idol virtual pertama mereka. Pada 8 November 2022, rencana pembentukan grup ini pertama kali diumumkan kepada publik. Berbeda dengan grup K-pop konvensional, MAVE dirancang sebagai grup yang sepenuhnya berada dalam metaverse, menjadikan mereka pelopor dalam kategori ini di industri musik Korea.

Metaverse Entertainment dan Netmarble

Metaverse Entertainment merupakan anak perusahaan dari Netmarble Corporation, sebuah perusahaan pengembang game ternama asal Korea Selatan. Sebagai perusahaan induk, Netmarble memiliki keahlian dalam teknologi pengembangan game dan dunia virtual yang kemudian dimanfaatkan untuk menciptakan para member MAVE dengan visual yang sangat realistis.

Proses pembentukan grup ini membutuhkan waktu cukup lama. Berdasarkan laporan, Metaverse Entertainment didirikan pada Agustus 2021, namun MAVE baru resmi debut pada Januari 2023. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan lebih dari satu tahun untuk mengembangkan konsep, teknologi, dan persona dari keempat member virtual tersebut.

Netmarble F&C, anak perusahaan dari Netmarble Corporation, memainkan peran penting dalam menyediakan teknologi metaverse yang dibutuhkan untuk menciptakan MAVE. Kehadiran MAVE sendiri menjadi bagian dari strategi Netmarble untuk mengeksplorasi peluang bisnis baru dan mengatasi tantangan teknologi dalam industri hiburan.

Kolaborasi dengan Kakao Entertainment

MAVE bukan hanya produk dari Metaverse Entertainment, tetapi juga hasil kolaborasi strategis dengan Kakao Entertainment. Dalam kemitraan ini, Kakao Entertainment berperan dalam investasi dan distribusi musik grup, sementara Netmarble F&C fokus pada pengembangan teknologi metaverse yang menghidupkan para member MAVE.

Kakao Entertainment diketahui telah menginvestasikan dana sebesar 12 miliar won Korea (sekitar Rp145,8 miliar) dalam Metaverse Entertainment untuk mengembangkan proyek MAVE. Investasi ini mencerminkan komitmen serius Kakao dalam mengembangkan hiburan berbasis metaverse.

Meskipun demikian, kolaborasi ini lebih dari sekadar urusan pendanaan. Kakao Entertainment juga berperan penting dalam perencanaan musik, produksi, dan manajemen artis. Kombinasi keahlian musik dari Kakao Entertainment dengan teknologi canggih dari Netmarble menghasilkan pengalaman K-pop virtual yang belum pernah ada sebelumnya.

Selain pengembangan grup idolnya, Kakao Entertainment juga memperluas universe MAVE melalui konten lain. Pada 20 Februari 2023, mereka meluncurkan komik digital berjudul "MAVE: Another World" yang berfokus pada grup dan universe fiksi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa MAVE dirancang sebagai proyek berkelanjutan dengan ekosistem konten yang komprehensif.

Tidak hanya berhenti di Korea, Kakao Entertainment juga memiliki rencana ekspansi global untuk MAVE. Mereka telah mengumumkan kerjasama dengan Columbia Records (anak perusahaan Sony Music) melalui divisi Amerika Kakao Entertainment untuk memperluas jangkauan global mereka, menandakan ambisi besar untuk membawa fenomena idol virtual Korea ke pasar internasional.

MAVE Make New Wave

Makna Nama dan Filosofi MAVE

Nama MAVE bukan sekadar kombinasi huruf yang terdengar menarik, melainkan memiliki makna mendalam yang mencerminkan identitas dan misi grup ini dalam industri musik Korea. Singkatan ini menyimpan filosofi yang menjadi landasan konsep dan arah kreatif keempat member virtual tersebut.

Arti 'Make New Wave'

MAVE secara resmi merupakan singkatan dari frasa "Make New Wave" atau bisa juga diartikan sebagai "meta wave". Pemilihan nama ini tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi dirancang dengan saksama untuk menggambarkan esensi dari grup virtual ini. Seperti kebanyakan grup K-pop, nama MAVE dirancang untuk mengkomunikasikan sesuatu yang khas tentang identitas grup.

Penggunaan istilah "wave" atau gelombang dalam nama mereka mengandung makna simbolis. Dalam konteks industri hiburan, gelombang sering diasosiasikan dengan tren atau pergerakan budaya yang signifikan. Dengan mendeklarasikan diri sebagai pembuat "gelombang baru", MAVE memposisikan diri sebagai pelopor dalam evolusi industri K-pop di era metaverse.

Nama tersebut pertama kali diperkenalkan kepada publik menjelang debut mereka pada 25 Januari 2023 dengan single album "Pandora's Box". Sejak saat itu, nama MAVE menjadi identitas yang melekat erat dengan inovasi teknologi dalam industri K-pop.

Tujuan dan pesan yang ingin disampaikan

Filosofi di balik nama MAVE mencerminkan ambisi besar grup ini untuk menciptakan gelombang baru dalam dunia K-pop, khususnya di era metaverse. Mereka tidak sekadar hadir sebagai grup idol biasa, tetapi membawa misi untuk mempelopori pasar baru di mana berbagai artis dapat menemukan peluang-peluang segar.

Sementara itu, penting untuk dicatat bahwa MAVE tidak bermaksud bersaing dengan idol manusia, sebuah kekhawatiran yang sempat muncul di kalangan penggemar menyusul kesuksesan debut mereka. Art Director MAVE, Kang, menegaskan: "Kami berharap MAVE, seperti namanya, dapat membuat gelombang baru dan kami dapat memimpin pasar baru di mana berbagai artis bisa menemukan peluang baru".

Lebih dari sekadar nama, MAVE juga membawa konsep unik tentang dunia mereka. Keempat member digambarkan sebagai "anak-anak alam" yang mendarat di Bumi pada tahun 2023 dalam pencarian mereka akan kebebasan berekspresi. Konsep ini memperkaya narasi di balik grup virtual tersebut, memberikan dimensi tambahan pada persona masing-masing member.

Pada dasarnya, filosofi MAVE mencerminkan perpaduan antara inovasi teknologi dan nilai-nilai artistik. Mereka hadir tidak hanya untuk menunjukkan kemajuan teknologi dalam industri hiburan, tetapi juga untuk mendorong batas-batas kreativitas dan eksplorasi emosi melalui medium baru.

Tak ketinggalan, penggemar MAVE pun memiliki nama yang sarat makna. Para penggemar disebut sebagai "MAZE" karena, bersama dengan grup, "mereka akan membuka jalan baru, sebuah labirin, di mana belum ada yang menjelajah, dengan keyakinan kuat bahwa mereka akan menemukan jalan keluar selama mereka tetap bersama". Filosofi ini menekankan pentingnya hubungan simbiosis antara idola dan penggemar dalam menciptakan pengalaman musik yang berarti.

MAVE Make New Wave

Konsep Virtual dan Teknologi di Balik MAVE

Di balik tampilan hyper-realistis para member MAVE tersembunyi teknologi canggih yang memadukan keahlian manusia dan kecerdasan buatan. Berbeda dengan grup virtual lainnya, MAVE dikembangkan dengan standar teknologi yang memungkinkan mereka tampil hampir tak terbedakan dari idol manusia.

Penggunaan AI dan CGI

Keempat member MAVE—Siu, Zena, Tyra, dan Marty—diciptakan dari awal menggunakan teknologi CGI (Computer-Generated Imagery). Metaverse Entertainment memanfaatkan teknologi AI untuk menghasilkan wajah mereka, menggabungkan fitur dan gaya rambut yang dianggap paling menarik menjadi empat karakter final.

Pada dasarnya, sistem yang digunakan dimulai dengan Facer—mesin yang dirancang untuk menangkap ekspresi wajah dan menggunakan teknologi in-house dengan program sinkronisasi kecepatan tinggi untuk merekam gerakan terkecil. Tujuannya adalah menciptakan output yang "lebih manusia daripada manusia".

Selanjutnya, Metaverse Entertainment menggunakan body scanner terbesar di Korea Selatan yang dilengkapi dengan 176 sistem pencerminan, sumber cahaya terpolarisasi, dan sistem rel berteknologi tinggi. Scanner ini mampu memindai objek sekecil 30cm hingga sebesar manusia dan bahkan dapat mentransfer tekstur serta berbagai jenis pakaian ke dalam realitas virtual.

Kunci teknologi utama di balik MAVE adalah real-time rendering, yang memungkinkan tim mengurangi waktu pembuatan grafik komputer. Waktu yang lebih sedikit berarti biaya lebih rendah, sehingga memungkinkan tim menambahkan detail yang membuat avatar bergerak lebih alami seperti manusia.

Meskipun demikian, menurut Kim Ki-deuk, kepala departemen manusia virtual Metaverse Entertainment, sebagian besar proses produksi mengandalkan teknologi 3D dan bukan kecerdasan buatan. "Kami awalnya menggunakan AI, tetapi karena gambar generatif terkadang dapat menciptakan ketidaknyamanan, kami sekarang lebih mengandalkan teknologi 3D," jelasnya. "Kami menggunakan AI untuk membuat berbagai model, tetapi tidak semuanya dibuat dengan AI".

Peran manusia di balik suara dan gerakan

Meskipun tampak sepenuhnya virtual, manusia memainkan peran penting dalam menghadirkan MAVE. Untuk gerakan yang tampak alami, tim menggunakan teknologi motion capture untuk merekam gerakan orang sungguhan dengan sangat akurat, dan teknologi simulasi untuk membuat pakaian dan rambut juga bergerak secara natural.

Metaverse Entertainment memanfaatkan teknologi motion capture untuk merekam pertunjukan K-pop di dunia nyata yang kemudian digunakan program deep learning untuk menganimasikan video musik. Proses ini membutuhkan upaya besar untuk membuat performer virtual bergerak sealami manusia.

Sementara itu, vokal grup ini merupakan perpaduan antara manusia dan AI. Seperti yang dijelaskan oleh Chief Technical Officer Metaverse Entertainment, Kang Sung-ku, suara grup adalah bagian manusia dan bagian yang dihasilkan AI. Ketika member MAVE berbicara dalam bahasa Korea, Inggris, Prancis, dan Indonesia untuk berkomunikasi dengan penggemar global, suara untuk setiap bahasa dilakukan melalui AI.

"Mencari penyanyi berbakat adalah hal pertama yang kami lakukan ketika memulai proyek MAVE," ungkap perwakilan perusahaan. Identitas artis suara tetap dirahasiakan, namun pengaruh mereka dalam proses ini sangat penting dalam menyampaikan kepribadian unik setiap member.

Selain merekam konten, member MAVE juga dapat berinteraksi secara real-time, tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Virtual YouTuber. Tujuan utamanya adalah menciptakan koneksi emosional, berkesan, dan jangka panjang dengan setiap penggemar, bukan sekadar layanan chatbot.

Perlu dicatat bahwa MAVE terus berkembang. Seperti yang disampaikan oleh Kang, "Kami tidak meluncurkan MAVE dengan teknologi kami yang sudah siap sepenuhnya. Jika kami harus melakukannya, kami tidak akan pernah bisa memulai. Tujuan awal kami adalah merilis album pertama". Hal ini menunjukkan bahwa tim di balik MAVE terus berupaya menyempurnakan teknologi mereka seiring waktu.

MAVE Make New Wave

Fakta Unik Tentang Member MAVE

Para member MAVE memiliki cerita dan karakteristik unik yang membuat mereka istimewa dalam dunia idol virtual. Keunikan ini tidak hanya pada visual mereka yang menakjubkan, tetapi juga pada detail-detail menarik tentang latar belakang dan kemampuan mereka.

Setiap member punya ID unik

Berbeda dengan kebanyakan grup idol, setiap anggota MAVE memiliki ID numerik khusus yang menjadi identitas mereka dalam universe metaverse. ID ini memiliki format yang mirip dengan kode biner dan menjadi salah satu karakteristik unik yang membedakan mereka dengan idol konvensional.

SIU, pemimpin grup sekaligus vokalis utama, memiliki ID S-100101110. Sedangkan ZENA, yang dikenal sebagai lead vocalist dan visual grup, memiliki ID Z-10011001001. TYRA, rapper dan dancer utama grup, diidentifikasi dengan ID T-1011010101. Sementara itu, MARTY, yang merupakan maknae (anggota termuda) dalam grup, memiliki ID M-10001100011.

ID unik ini bukan sekadar nomor acak, melainkan bagian integral dari narasi bahwa mereka berasal dari dunia futuristik bernama Idypia, sebuah kota di masa depan di mana emosi tidak lagi ada. Para member kemudian "jatuh" ke dunia nyata dan berubah menjadi penyanyi K-pop.

Tempat 'mendarat' yang berbeda-beda

Menariknya, narasi MAVE menceritakan bahwa keempat member "mendarat" di lokasi berbeda-beda di seluruh dunia. SIU membuka matanya di Pulau Jeju, Korea Selatan, dan masih mengingat langit senja berwarna ungu terang dan pemandangan laut di sana. ZENA mendarat di Paris, Prancis, dan terbangun di tengah kota yang tertutup salju. Ketika itu, ia merasa sedih dan kesal tanpa alasan, namun berkat udara dingin, ia bisa mendapatkan kembali ketenangan dirinya.

TYRA memiliki pengalaman yang sangat berbeda dengan ZENA. Ia mendarat di California, Amerika Serikat, dan masih mengingat matahari yang menyilaukan serta ombak indah di pantai California. Sementara itu, MARTY mendarat di Jakarta, Indonesia, dengan kenangan pertama berupa gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, berbeda dengan member lainnya yang memiliki kenangan pertama terkait dengan alam.

"Kami tidak tahu dari mana atau mengapa kami di sini," ujar SIU, menunjukkan bahwa kehadiran mereka di dunia masih menjadi misteri bagi diri mereka sendiri.

Kemampuan bahasa yang beragam

Salah satu keistimewaan MAVE adalah kemampuan mereka berkomunikasi dalam empat bahasa berbeda: Korea, Inggris, Prancis, dan Bahasa Indonesia. Kemampuan multilingual ini dimungkinkan berkat generator suara AI yang mereka gunakan.

Setiap member memiliki kemampuan bahasa yang berkaitan dengan tempat mereka mendarat. ZENA fasih berbahasa Korea dan Prancis, sesuai dengan tempat pendaratannya di Paris. TYRA, yang mendarat di California, bisa berbicara dalam bahasa Korea dan Inggris. MARTY, yang mendarat di Jakarta, fasih berbahasa Korea dan Indonesia. SIU, sebagai leader, menguasai bahasa Korea.

Perlu dicatat bahwa meskipun suara dan gerakan mereka dihasilkan melalui teknologi, di balik layar terdapat penampil sebenarnya yang identitasnya tetap dirahasiakan. Seperti yang diungkapkan oleh Zena, "Tidak ada perbedaan signifikan antara idol nyata dan virtual." Yang membuat mereka bahagia adalah ketika dapat bernyanyi untuk dan terhubung dengan para penggemar mereka.

Meskipun visual dan konsep mereka bersifat virtual, MAVE berhasil menciptakan koneksi emosional dengan para penggemarnya berkat detail-detail unik ini yang membuat mereka terasa lebih "manusiawi" dan relatable.

MAVE Make New Wave
MAVE Make New Wave

Profil SIU: Sang Pemimpin yang Penuh Empati

Sebagai pemimpin MAVE, SIU hadir dengan kepribadian yang kontradiktif namun menarik—sosok lembut yang sekaligus tegas dan penuh determinasi. Di balik penampilan menggemaskannya, tersimpan kekuatan mental yang menjadikannya pilar utama dalam grup ini. Dengan ID khusus S-100101110, SIU memiliki cerita unik yang membedakannya dari member lainnya.

Kepribadian dan hobi

SIU dikenal sebagai pribadi yang sangat sensitif dan memiliki tingkat empati mencapai 99%. Kemampuan luar biasa ini membuatnya secara instinktif memahami perasaan orang lain dan mengetahui cara untuk bahagia. Meskipun banyak yang terpesona dengan kelembutannya, SIU sebenarnya memiliki karakter "iron hand in a velvet glove"—istilah yang menggambarkan seseorang yang lembut namun tegas dan penuh tekad.

Berdasarkan tes MBTI, SIU teridentifikasi sebagai INFP (The Mediator). Tipe kepribadian ini umumnya introspektif, idealis, dan memiliki nilai-nilai kuat—sangat sesuai dengan karakternya sebagai pemimpin yang bertanggung jawab selalu menempatkan anggota lain sebelum dirinya sendiri.

Menariknya, SIU memiliki preferensi yang mencerminkan sisi lembutnya. Dia sangat menyukai aroma lavender, tteokbokki pedas, musik akustik, dan hari-hari hujan. Dua hobi utamanya adalah bernyanyi dan bermain gitar, aktivitas yang sangat mendukung perannya sebagai vokalis utama MAVE.

"Saya memperlakukan orang apa adanya," demikian SIU menggambarkan dirinya sendiri. Pernyataan ini menegaskan pendekatan autentik yang dia gunakan dalam interaksi dengan sesama member maupun penggemar MAVE.

Sebagai seorang "anak alam" yang mendarat di Pulau Jeju, Korea Selatan, SIU masih mengingat jelas momen pertamanya di bumi—langit senja berwarna ungu terang dan pemandangan laut. Kenangan ini menjadi bagian penting dari identitasnya dan mempengaruhi sensitivitas artistiknya.

Kemampuan utama dan motto hidup

Sebagai leader MAVE, SIU mengandalkan kemampuan utamanya—komposur. Keterampilan ini memungkinkannya tetap tenang dan berpikir jernih bahkan dalam situasi penuh tekanan. Selain itu, dia memiliki kekuatan intuitif yang sangat tinggi, membantunya dalam pengambilan keputusan yang tepat untuk grup.

Selain bahasa Korea, SIU juga mampu berbicara bahasa Jepang, memperluas jangkauan komunikasinya dengan penggemar internasional. Kemampuan multi-bahasa ini merupakan aset penting bagi posisinya sebagai pemimpin grup yang berorientasi global.

Terlebih lagi, meskipun SIU memiliki tingkat afinitas yang cenderung rendah dan ketahanan yang juga rendah, kecerdasan emosionalnya yang tinggi mampu mengimbangi keterbatasan tersebut. Dia menggunakan kemampuan empatinya untuk memahami dan mengatasi tantangan dengan cara yang unik.

"To give comfort and hope to people through song" (Memberikan kenyamanan dan harapan kepada orang melalui lagu) merupakan tujuan hidup yang dipegang teguh oleh SIU. Tujuan ini sangat selaras dengan motto hidupnya yang sederhana namun kuat—"Trust myself" (Percaya pada diri sendiri).

Hewan favorit SIU adalah macan tutul salju, dan warna khasnya adalah neon sky blue. Kedua elemen ini, bersama dengan emoji awan (☁️) dan kelinci (🐰) yang menjadi representasinya, melengkapi persona uniknya sebagai pemimpin MAVE yang penuh empati.

Pada dasarnya, SIU memadukan kelembutan dengan ketegasan, sensitivitas dengan kekuatan, menjadikannya sosok pemimpin yang ideal untuk grup virtual yang inovatif seperti MAVE. Perpaduan kontradiktif dalam kepribadiannya tidak hanya memperkaya dinamika grup, tetapi juga menciptakan koneksi emosional yang kuat dengan para penggemar.

MAVE Make New Wave
MAVE Make New Wave

Profil ZENA: Si Pendiam yang Cerdas dan Mandiri

Di antara keempat member MAVE, ZENA menonjol sebagai sosok misterius dengan kepribadian dingin namun menarik. Sebagai lead vocalist dan visual grup, ZENA menyimpan banyak rahasia di balik sikapnya yang pendiam. Dengan ID khusus Z-10011001001, ia menjadi salah satu karakter paling menarik untuk dipahami lebih dalam.

Fakta menarik dan keahlian

ZENA lahir pada 25 Desember dan masuk dalam zodiak Capricorn, yang sering dikaitkan dengan sifat disiplin dan ambisius. Saat ini, ia berusia 20 tahun. Sebagai salah satu member MAVE, ZENA memiliki kenangan pertama yang unik saat "mendarat" di bumi—sebuah desa tertutup salju di Paris, Prancis.

Kecerdasan menjadi kemampuan utama yang dimiliki ZENA. Hal ini tercermin dalam kepribadiannya yang analitis dan logis, sesuai dengan tipe MBTI-nya yaitu ISTP (The Logical Pragmatist). Tipe kepribadian ini umumnya praktis, rasional, dan sangat mandiri dalam menyelesaikan masalah.

Selain bahasa Korea, ZENA juga fasih berbahasa Prancis, menjadikannya salah satu member multilingual dalam grup. Kemampuan bahasa ini tentunya berkaitan dengan tempat pendaratannya di Paris.

Meskipun tampak pendiam, ZENA memiliki hobi yang cukup mengejutkan—skydiving atau terjun payung. Aktivitas ekstrem ini mungkin menjadi cara baginya untuk merasakan kebebasan, mengingat karakternya yang cenderung tenang dan terkendali dalam keseharian.

Hal-hal yang disukai ZENA mencerminkan kepribadiannya yang tenang:

Aroma musk
Kucing
Berbaring santai
Hari-hari bersalju

Kekuatan intuitifnya tergolong rendah, begitu pula dengan tingkat afinitasnya. Namun, ketahanannya mencapai level maksimal, menunjukkan kemampuannya untuk bertahan dalam situasi sulit tanpa mudah menyerah.

Sifat tsundere dan motto

ZENA sering digambarkan dengan kata-kata seperti "dingin", "mandiri", dan "tsundere". Tsundere sendiri merupakan istilah yang merujuk pada karakter yang awalnya dingin dan ketus, namun pada dasarnya memiliki sisi lembut yang tersembunyi. Sifat ini sangat mencerminkan kepribadian ZENA yang pendiam karena berhati-hati, tetapi sebenarnya percaya diri karena yakin pada kemampuannya sendiri.

"Berbeda dengan penampilannya yang dingin, ketika Anda mengenalnya lebih baik, Anda akan menyadari bahwa dia memiliki kepribadian yang manis," demikian deskripsi resmi tentang ZENA. Meskipun tampak seperti orang dingin yang tidak tertarik pada orang lain, sebenarnya dia diam-diam membantu orang lain di balik layar.

Seiring waktu, ZENA menunjukkan banyak aegyo (tingkah menggemaskan) ketika sudah mengenal seseorang dengan baik. Perubahan sikap ini merupakan manifestasi dari sifat tsundere-nya yang khas.

"Simple is best" (Sederhana adalah yang terbaik) menjadi motto hidup yang dipegang teguh oleh ZENA. Filosofi ini tercermin dalam caranya berpikir dan bertindak—langsung, efisien, dan tanpa kerumitan yang tidak perlu. Terlebih lagi, ZENA memiliki kutipan simbolis yang mencerminkan filosofinya: "No snow ever falls in the wrong place" (Tidak ada salju yang jatuh di tempat yang salah).

Pada akhirnya, di balik sikap pendiamnya, ZENA adalah member yang cerdas, mandiri, dan memiliki kedalaman karakter yang membuat para penggemar MAVE terus penasaran untuk mengenalnya lebih jauh.

MAVE Make New Wave
MAVE Make New Wave

Profil MARTY: Energi Positif dari Jakarta

Tersenyum cerah dengan warna khas oranye neon, MARTY merupakan member MAVE yang paling ceria dan paling dekat dengan Indonesia. Sebagai sub-rapper dan sub-dancer dalam grup, MARTY memiliki peran penting dalam membawa energi positif dan menciptakan suasana nyaman bagi semua orang di sekitarnya.

Kemampuan bahasa Indonesia

MARTY memiliki koneksi istimewa dengan Indonesia karena menurut narasi resmi MAVE, ia "mendarat" di Jakarta saat pertama kali tiba di Bumi. "Mataku terbuka. Gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi di langit. Suara berisik orang-orang berbicara. Udara lembab yang panas," demikian kenangan pertama MARTY yang diungkapkan dalam bahasa Indonesia melalui unggahan media sosial resmi MAVE.

Kemampuan bahasa MARTY tidak terbatas pada bahasa Korea saja, tetapi juga mencakup Bahasa Indonesia. Keahlian dwibahasa ini menjadikannya duta tidak resmi MAVE untuk penggemar Indonesia, sekaligus mencerminkan strategi global grup untuk terhubung dengan basis penggemar internasional.

Popularitas MARTY di Indonesia cukup signifikan, bahkan sampai menarik perhatian dalam proyek game ModooMarble. "Sebenarnya, saya tertarik berkolaborasi dengan ModooMarble bahkan sebelum kami mulai, karena 'Marty' memiliki latar cerita di mana dia terbangun di Indonesia. Jadi Marty cukup populer di Indonesia," ungkap Chu Ji-yeon, salah satu pengelola proyek.

Sifat ceria dan empati tinggi

Salah satu karakteristik paling menonjol dari MARTY adalah tingkat empatinya yang sangat tinggi, mencapai 123%. Angka ini melebihi kemampuan empati member lain dalam grup, menjadikannya sosok yang sangat peka terhadap perasaan orang lain.

MARTY dikenal sebagai pribadi yang selalu optimis dalam segala hal. Kemampuannya untuk membuat orang di sekitarnya tersenyum dan merasa nyaman menjadi talenta utamanya. Karena itulah, MARTY sering digambarkan dengan kata-kata seperti "lovely," "cute," "playful," dan "mood-maker" atau pembawa suasana dalam grup.

Lahir pada 23 November dengan zodiak Sagitarius, MARTY memiliki motto hidup "Be honest with myself" (Jujur pada diri sendiri). Sebagai ENFP (The Imaginative Motivator) dalam klasifikasi MBTI, ia memiliki kepribadian yang imaginatif dan motivasional.

Terlepas dari penampilannya yang ceria, MARTY juga memiliki sisi artistik. Ia menyukai aroma sitrus, makaron, berimajinasi, dan angin sepoi-sepoi. Hobinya adalah melakukan dance cover lagu-lagu terbaru. Selain itu, warna khasnya adalah oranye neon dengan emoji representatif meliputi 🌀 (Cyclone), 🐻 (Bear), dan 🐶 (Dog Face). Tak mengherankan jika hewan favoritnya adalah bunglon, yang mencerminkan sifatnya yang adaptif dan penuh warna.

MAVE Make New Wave
MAVE Make New Wave

Profil TYRA: Maknae Ambisius yang Penuh Semangat

Dengan semangat meletup-letup dan tekad baja, TYRA hadir sebagai maknae MAVE yang penuh ambisi. Lahir pada 25 Juli, gadis berusia 19 tahun ini menduduki posisi Main Rapper dan Main Dancer dalam grup. Kepribadiannya yang penuh gairah menjadikannya sosok yang sangat diandalkan untuk memimpin penampilan tim.

Sifat kompetitif dan percaya diri

TYRA memiliki sifat kompetitif dan ambisius yang sangat menonjol. Sebagai ENTP (The Revolutionary) dalam klasifikasi MBTI, ia dikenal memiliki kepribadian yang inovatif dan berani mengambil tantangan. Empat kata yang paling menggambarkan TYRA adalah #passionate, #confident, #competitive, dan #persistent.

"TYRA adalah anggota termuda dan paling dapat diandalkan yang memimpin penampilan tim," demikian deskripsi resminya. "Ia ambisius dan kompetitif, serta berbakat dalam menari dan rap. Dibekali dengan keterampilan dan ketekunan, TYRA memiliki kekuatan untuk mewujudkan impian apa pun."

Meskipun usianya paling muda, kemampuan intuisinya dan afinitasnya sama-sama sangat tinggi. Berbeda dengan member lain, tingkat empatinya hanya mencapai 30%, yang mungkin menjadi faktor pendorong sifat kompetitifnya yang kuat. TYRA sering dijuluki sebagai "Enthusiast," "Eager Beaver," dan "Extra Miler" karena semangat dan dedikasinya yang luar biasa.

Sebagai idol virtual, TYRA "mendarat" di California, Amerika Serikat, dengan ID khusus T-1011010101. Ia masih mengingat suara ombak dan matahari yang kuat dari pengalaman pertamanya di bumi. Selain bahasa Korea, TYRA juga fasih berbahasa Inggris, menjadikannya salah satu member multilingual dalam grup.

Hobi dan motto hidup

Pada dasarnya, TYRA memiliki kecintaan mendalam terhadap musik, terutama dalam pembuatan beat dan penulisan lirik rap. Dua hobi utamanya adalah komposisi (beat making) dan menulis lirik rap, yang sangat mendukung perannya sebagai rapper utama MAVE.

Hal-hal yang disukai TYRA menggambarkan kepribadiannya yang energik:

Aroma kayu-kayuan
Pizza Hawaii (ia menyukai kombinasi ham dan nanas)
Latihan menari
Hari-hari cerah

"Be true to the present" (Setia pada saat ini) menjadi motto hidup yang dipegang teguh oleh TYRA. Filosofi ini mencerminkan fokusnya pada masa kini dan keinginannya untuk memberikan yang terbaik di setiap momen. Terlebih lagi, TYRA memiliki tujuan ambisius—"menjadi rapper nomor 1 dunia."

Sebagai maknae yang penuh semangat, TYRA membawa energi kompetitif yang mendorong seluruh grup untuk terus berkembang. Kemampuan rap dan tarinya yang luar biasa, dikombinasikan dengan kepribadiannya yang penuh tekad, menjadikannya aset berharga bagi MAVE dan figur inspiratif bagi para penggemar.

FAQS

Banyak pertanyaan bermunculan seputar grup idol virtual MAVE yang terus mendapatkan perhatian penggemar K-pop di seluruh dunia. Berikut adalah jawaban untuk beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang grup unik ini.

Berapa usia para member MAVE?

Para member MAVE memiliki usia dan tanggal lahir sebagai berikut: Siu lahir pada 2 Maret 2003 dan berusia 22 tahun, Zena lahir pada 25 Desember 2003 dan berusia 21 tahun, Marty lahir pada 23 November 2004 dan berusia 20 tahun, sedangkan Tyra lahir pada 25 Juli 2004 dan berusia 21 tahun. Ketika debut pada tahun 2023, usia mereka adalah: Siu (19), Zena (19), Marty (18), dan Tyra (18) tahun.

Apa nomor ID para member MAVE?

Setiap member MAVE memiliki nomor ID unik yang menjadi bagian dari identitas virtual mereka: Siu (S-100101110), Zena (Z-10011001001), Marty (M-1000110001), dan Tyra (T-101101010).

Apa posisi resmi para member MAVE dalam grup?

Posisi resmi para member MAVE adalah: Siu sebagai leader dan main vocalist, Zena sebagai lead vocalist, Marty sebagai dancer dan rapper, sementara Tyra memegang posisi main rapper, main dancer, dan maknae (anggota termuda).

Bagaimana tanggapan penggemar terhadap MAVE?

Tanggapan penggemar terhadap MAVE beragam. "Ketika pertama kali melihat MAVE, agak membingungkan untuk membedakan apakah mereka manusia atau karakter virtual," ujar Han Su-min, seorang remaja 19 tahun di Seoul. Menariknya, banyak penggemar yang terbiasa dengan platform metaverse merasa bisa menjadi penggemar MAVE.

Apakah idol virtual seperti MAVE akan menggantikan idol manusia?

Para ahli berpendapat bahwa pandemi COVID-19 membantu pertumbuhan karakter virtual seperti MAVE karena banyak perusahaan K-pop beralih ke konten online selama lockdown. Meskipun demikian, Lee Gyu-tag, profesor associate studi budaya di George Mason University Korea menyatakan bahwa kecuali grup virtual memiliki "ketidakprediktabilitasan," mereka akan menjadi sesuatu yang lebih mendekati teknologi video, bukan K-pop.

Apa yang membuat MAVE berbeda dari idol lainnya?

Daya tarik terbesar idol virtual seperti MAVE adalah mereka tidak dibatasi oleh waktu dan ruang. Mereka dapat menampilkan berbagai penampilan di banyak tempat berbeda, yang membuat mereka lebih menarik. Selain itu, ada hal-hal yang bisa dilakukan idol virtual yang tidak bisa dilakukan oleh manusia nyata.

Close