MADEIN - LOVE, AFRAID, 2025

MADEIN - 사랑, 두려움 LOVE, AFRAID

MADEIN "Love, Afraid": Ketika Cinta dan Ketakutan Berpadu dalam Satu Lagu

Ketakutan dan cinta adalah dua emosi yang sering berjalan beriringan, sebuah paradoks yang menjadi inti dari lagu terbaru MADEIN. Grup K-pop ini baru saja merilis "Love, Afraid" (사랑, 두려움) pada 14 Februari 2025, tidak lama setelah peluncuran balada pra-rilis mereka yang berjudul "Saturn".

"MADEIN - LOVE, AFRAID" hadir di tengah masa yang kompleks bagi para penggemar. Meskipun grup ini menghadapi kontroversi seputar tuduhan pelecehan seksual terhadap CEO mereka, lagu ini tetap menampilkan kualitas musik yang memikat. Dengan lirik yang mengatakan "Setiap kali aku memelukmu, aku menjadi takut. Hatiku meledak hingga tak terhingga" dan "Mencintaimu membuat segalanya lebih menyakitkan bagi diriku sendiri", MADEIN berhasil menggambarkan ambivalensi emosional yang hadir dalam hubungan yang rumit.

MADEIN - 사랑, 두려움 LOVE, AFRAID

Latar Belakang Lagu dan Konteks Rilis

Pada 14 Februari 2025, MADEIN merilis album 'MADEIN FOREVER' yang menampilkan lagu-lagu "Saturn" dan "Love, Afraid" sebagai double title track. Album ini menandai kembalinya grup tersebut setelah lima bulan sejak perilisan EP 'RISE' pada September 2024.

MADEIN dan comeback setelah 'Saturn'

"Saturn" dirilis sebagai pre-release track seminggu sebelum album utama. Lagu ini menggunakan planet Saturnus sebagai metafora untuk hubungan yang terasa jauh, mengekspresikan emosi cinta yang sulit dijangkau. Balada akustik ini membawa nuansa luar angkasa dengan sentuhan synthesizer pada bagian chorus, menciptakan suasana melankolis dan mendalam.

Kontroversi seputar agensi dan dampaknya

Comeback MADEIN terjadi di tengah kontroversi besar. Pada November 2024, mantan anggota Gaeun meninggalkan grup setelah tuduhan pelecehan seksual muncul terhadap CEO 143 Entertainment. Meskipun agensi membantah tuduhan tersebut, kontroversi ini menyebabkan MADEIN kini tampil sebagai grup beranggotakan enam orang dengan Mashiro, MiU, Suhye, Yeseo, Serina, dan Nagomi.

Ekspektasi terhadap 'LOVE, AFRAID'

"Love, Afraid" merupakan reinterpretasi modern dari lagu klasik milik duo legendaris Korea, DEUX. Lagu ini menggabungkan melodi sentimental dengan beat dinamis untuk menangkap konflik batin melalui suara yang segar. Perpaduan produksi kontemporer dengan elemen emosional dari karya aslinya diharapkan dapat menciptakan resonansi mendalam bagi pendengar, menjadikan lagu ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan musikal MADEIN.

MADEIN - 사랑, 두려움 LOVE, AFRAID

Analisis Emosi dalam Lirik

Lirik "LOVE, AFRAID" dengan jelas menggambarkan kontradiksi emosional yang menyakitkan namun adiktif dalam mencintai seseorang. Dualitas ini menjadi kekuatan utama yang mendorong narasi lagu MADEIN.

Ketakutan saat mencintai

Baris pembuka lagu "너를 안을 때마다 나는 두려워져" (Setiap kali aku memelukmu, aku menjadi takut) langsung menghadirkan paradoks tentang bagaimana kedekatan fisik justru memicu ketakutan. Frasa "끝없이 터지는 나의 가슴이" (Hatiku meledak tiada henti) menggambarkan intensitas emosi yang luar biasa. Persona dalam lagu menyadari risiko cinta ini—"위험한 sign 알면서도 끌려 난" (Meski tahu ini tanda bahaya, aku tetap tertarik)—namun tetap tidak bisa menahan diri.

Perasaan terjebak dan kehilangan kendali

Cinta digambarkan sebagai perangkap yang tidak bisa dihindari—"묘한 감정은 trap, 사로잡힌 my mind" (Emosi aneh ini adalah jebakan, pikiranku tertawan). Metafora "Punch drunken love" dan "love sick" mengilustrasikan keadaan mabuk kepayang yang membuat seseorang kehilangan kendali. Ketidakberdayaan ini dipertegas dengan "너 없이는 아무것도 난 할 수가 없어" (Tanpa dirimu, aku tidak bisa melakukan apa-apa).

Cinta sebagai bentuk pengorbanan

Pada akhirnya, cinta digambarkan sebagai pengorbanan yang paradoksal—"너를 사랑하면 난 자꾸 힘든 날 만들어가" (Semakin aku mencintaimu, semakin aku menyakiti diriku sendiri). Emosi yang terus berkembang membuat mundur menjadi tidak mungkin—"영원히 네 안에 갇혀" (Terjebak selamanya di dalammu). Puncaknya adalah penerimaan akan penderitaan ini sebagai bentuk kecanduan—"점점 중독돼 이 sacrifice" (Semakin kecanduan pada pengorbanan ini).

MADEIN - 사랑, 두려움 LOVE, AFRAID

Kekuatan dan Kelemahan Produksi Lagu

Produksi "LOVE, AFRAID" menampilkan aspek kontras yang menarik namun juga menunjukkan beberapa kelemahan teknis. Lagu ini dengan jelas memperlihatkan perpaduan antara unsur klasik dan modern dalam musik K-pop.

Chorus yang kuat dan emosional

Bagian chorus "LOVE, AFRAID" menjadi kekuatan utama lagu ini, menampilkan heft melodik yang mengingatkan pada era generasi ketiga K-pop. Saat pertama mendengarnya, pendengar akan langsung merasakan harmonisasi vokal yang dissonant namun mengesankan. Suhye, sebagai main vocal grup, mendapat bagian yang memungkinkannya menunjukkan kemampuan vokal yang memukau. Meski sederhana dalam visual, intensitas vokal pada chorus memberikan daya tarik emosional yang kuat.

Verse kedua yang kurang dinamis

Sayangnya, verse kedua menjadi titik lemah lagu ini. Bagian ini terkesan terlalu sibuk namun anehnya terasa kurang energik, sehingga menghambat momentum lagu. Penggunaan beat yang tidak konsisten membuat pendengar kehilangan alur emosional yang telah dibangun oleh chorus. Meskipun demikian, setelah beberapa kali mendengarkan, masalah ini semakin tidak terasa mengganggu.

Perpaduan elemen generasi ketiga dan keempat K-pop

"LOVE, AFRAID" secara cerdik memadukan karakteristik dua generasi K-pop. Dari generasi ketiga (2012-2018), lagu ini mengadopsi penekanan pada vokal yang kuat dan melodi yang membekas. Sementara itu, dari generasi keempat, lagu ini mengambil elemen eksperimental dan produksi yang lebih modern pada bagian verse. Namun, perbedaan antara bagian yang lebih modern (verse) dan bagian yang lebih klasik (chorus) cukup kentara, memberikan kesan bahwa lagu ini merupakan remake dari lagu lama.

MADEIN - 사랑, 두려움 LOVE, AFRAID

Dampak Lagu terhadap Pendengar dan Fans

"LOVE, AFRAID" telah membawa dimensi baru dalam hubungan MADEIN dengan pendengarnya, menciptakan ikatan emosional yang melampaui sekadar lagu.

Resonansi emosional dengan pengalaman pribadi

Melalui eksplorasi kerentanan emosional dan pertentangan antara ketertarikan dan ketidakpastian, lagu ini berhasil menggambarkan pergulatan batin yang dirasakan banyak orang. Lirik yang menyentuh tentang keraguan diri, hasrat, dan kerentanan emosional menciptakan gema mendalam di hati pendengar. Kontras visual dalam video musik semakin memperkuat kedalaman emosional yang tercermin sempurna dalam lirik lagu.

Reaksi fans terhadap performa dan lirik

Penggemar merespons dengan antusias terhadap kemampuan vokal MADEIN yang kuat dan emosional. Banyak yang mengungkapkan kekaguman mereka dengan komentar seperti "suara luar biasa" dan "harmonisasi yang menakjubkan". Meskipun kontroversi seputar penggunaan AI dalam video musik awal mereka sempat menimbulkan reaksi negatif, keputusan CEO untuk merilis versi tanpa VFX menunjukkan bahwa tekanan dari penggemar berhasil mendorong perubahan positif.

Potensi lagu sebagai identitas musikal MADEIN

"LOVE, AFRAID" menegaskan identitas musikal MADEIN dengan mengadopsi pendekatan yang lebih introspektif namun tetap mempertahankan tanda tangan suara mereka. Melalui melodi ekspresif dan produksi yang cermat, lagu ini membuka jalan bagi grup untuk mendorong batas-batas universe suara dan visual mereka, menciptakan karya artistik yang kuat dan berpotensi menjadi identitas khas mereka.

FAQS

Berbagai pertanyaan seputar MADEIN sering muncul di kalangan penggemar K-pop, terutama mengenai perubahan formasi dan perjalanan grup yang penuh dinamika. Berikut adalah jawaban untuk beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan tentang girl group multinasional ini:

Apa arti nama fandom MABY?
Nama fandom MADEIN "MABY" merupakan gabungan dari nama grup "MADEIN" dan kata bahasa Inggris "BY" yang berarti "di samping". Filosofinya mewakili penggemar yang selalu mendukung dan berada di sisi para member MADEIN. Dengan dukungan fans di samping mereka, para anggota MADEIN akan mampu menyembuhkan diri dan mengatasi semua cobaan dan kesulitan.

Mengapa Gaeun meninggalkan MADEIN?
Meskipun awalnya 143 Entertainment menyatakan bahwa Gaeun menjalani hiatus karena "alasan kesehatan" pada 11 November 2024, namun kemudian terungkap pada 22 November bahwa hiatus tersebut disebabkan oleh dugaan pelecehan seksual dan perlakuan buruk yang diterimanya dari CEO perusahaan. Pada 29 November 2024, agensi mengumumkan secara resmi bahwa Gaeun telah meninggalkan MADEIN karena "keadaan pribadi" dan grup akan melanjutkan aktivitas dengan enam anggota yang tersisa.

Mengapa Suhye tidak aktif bersama MADEIN?
Pada 14 Mei 2025, diumumkan bahwa Suhye akan sementara menghentikan aktivitasnya karena alasan pribadi. Sejak saat itu, MADEIN tampil sebagai grup beranggotakan lima member aktif dalam berbagai kegiatan promosi mereka.

Apa rencana MADEIN untuk debut Jepang?
Awalnya, MADEIN memiliki jadwal debut di Jepang, tetapi pada 7 Juli 2025, mereka mengumumkan bahwa jadwal tersebut ditunda dan informasi baru akan diumumkan segera. Sebagai gantinya, grup ini membentuk sub-unit MADEIN S yang terdiri dari empat member Jepang untuk memulai promosi di negara tersebut.

Apa rilis terbaru dari MADEIN?
Pada 24 Januari 2025, MADEIN membuka pre-order untuk single digital mereka "MADEIN Forever" yang dijadwalkan rilis pada 14 Februari. Single ini menjadi comeback pertama mereka setelah perubahan formasi grup.

Close