ifeye (EP) 'As If' (2026): Comeback Pop Matang yang Memantik Perdebatan Soal Identitas Musikal
Latar Belakang Comeback ifeye
Setelah kesuksesan EP debut "
ERLU BLUE" pada April 2025 dan comeback pertama mereka lewat "
sweet tang" pada Juli 2025, girl group rookie
ifeye di bawah naungan Hi-Hat Entertainment kembali hadir dengan EP ketiga mereka yang berjudul "As If", dirilis pada 15 April 2026. Comeback ini menjadi kemunculan pertama ifeye dalam kurun waktu sekitar sembilan bulan setelah "sweet tang", menandakan jeda yang lebih panjang dibandingkan ritme comeback cepat mereka di tahun pertama debut.
Salah satu hal yang menjadi sorotan menjelang perilisan EP ini adalah ketidakhadiran salah satu anggota, Sasha, yang tengah menjalani masa hiatus karena alasan kesehatan sejak 23 Januari 2026. Akibatnya, "As If" menjadi rilisan pertama ifeye yang hanya diisi oleh lima anggota, yaitu Won Hwayeon, Taerin, Rahee, Kasia, dan Meu.
Perilisan EP "As If"
"As If" resmi dirilis pada 15 April 2026 melalui Hi-Hat Entertainment, dengan "
Hazy (Daisy)" dipercaya sebagai title track. EP ini terdiri dari lima lagu dengan total durasi sekitar empat belas menit dua puluh delapan detik, mengusung perpaduan genre contemporary R&B, synthpop, dan dance-pop, dengan sentuhan eksperimen drum and bass pada beberapa bagian lagunya.
Format Fisik EP
Dari sisi format fisik, "As If" hadir dalam lima belas versi berbeda, terdiri dari versi Hazy, versi Daisy, enam versi Jewel (satu versi grup dan lima versi individual), enam versi Platform (satu versi grup dan lima versi individual), serta satu versi Minibeam berbentuk minirecord. Variasi format yang sangat banyak ini menjadi strategi umum di industri K-pop untuk mengakomodasi preferensi penggemar sekaligus mendorong angka penjualan album fisik.
Makna dan Karakter Musik Title Track "Hazy (Daisy)"
Sebagai title track, "Hazy (Daisy)" membawa ifeye ke arah pop yang lebih matang dan halus, dengan nuansa yang ringan namun tetap memiliki energi ritmis yang cukup untuk menjaga lagu ini tidak terasa terlalu tipis. Alih-alih melakukan perubahan konsep secara drastis, "Hazy (Daisy)" terasa lebih fokus pada penyempurnaan dan perluasan dari fondasi musik yang telah dibangun ifeye sejak era rookie mereka, menjadikan lagu ini sebagai representasi dari pertumbuhan bertahap grup ini alih-alih lompatan konsep yang mengejutkan.
Karakter musik "Hazy (Daisy)" menonjolkan sisi pop yang karismatik namun tetap lembut, memadukan produksi yang rapi dengan penampilan vokal yang khas ifeye. Pendekatan ini membuat lagu ini terdengar familiar bagi pendengar yang sudah mengikuti perjalanan musik ifeye sejak "NERDY" hingga "r u ok?", meski dengan sentuhan produksi yang terasa lebih matang.
Kesan Umum terhadap EP "As If"
Secara keseluruhan, "As If" dinilai sebagai comeback yang tidak berfokus pada reinvensi dramatis, melainkan lebih pada penyempurnaan arah musik yang telah dibangun ifeye sejak debut. Pendekatan ini membuat EP ini terasa istimewa karena hadir setelah rentetan momen awal karier yang kuat, sekaligus memberikan fondasi yang menjanjikan bagi perjalanan musik ifeye selanjutnya. Meski demikian, pendekatan yang lebih halus dan matang ini juga memunculkan pertanyaan baru mengenai identitas musikal ifeye di tengah persaingan grup rookie generasi kelima yang semakin ketat.
Kritik, Pencapaian, dan Opini terhadap "As If"
Dari sisi kritik, "As If" mendapat respons yang cukup terbelah. Salah satu media musik menyebut EP ini sebagai comeback pop yang matang dan rapi, memuji nuansa ringan namun tetap berenergi yang dihadirkan "Hazy (Daisy)" sebagai penyempurnaan dari identitas musik ifeye yang sudah terbangun sejak debut. Di sisi lain, sejumlah ulasan penggemar justru menyoroti pergeseran arah musik ini sebagai langkah yang berisiko, karena dianggap mengikuti tren drum and bass yang tengah populer di industri K-pop, sehingga berpotensi menghilangkan karakter khas yang sebelumnya menjadi kekuatan utama ifeye.
Beberapa penilaian bahkan menyebut EP ini terasa lebih "basic" dibandingkan rilisan-rilisan sebelumnya, dengan kekhawatiran bahwa ifeye mulai terdengar mirip dengan girl group generasi kelima lainnya yang juga mengeksplorasi tren serupa. Meski begitu, tidak sedikit pula pendengar yang tetap menemukan daya tarik pada vokal serta vibe khas ifeye, meski mengaku kurang menyukai sebagian b-side menjelang akhir tracklist.
Dari segi pencapaian, "As If" tetap menjadi bukti konsistensi ifeye dalam menjaga aktivitas musik meski harus menghadapi tantangan berupa ketidakhadiran salah satu anggotanya akibat hiatus kesehatan. Kehadiran lima belas versi format fisik EP ini turut menunjukkan besarnya dukungan penggemar yang terus tumbuh sejak debut, sekaligus menegaskan posisi ifeye sebagai salah satu grup rookie yang tetap diperhitungkan di tengah ketatnya persaingan generasi kelima K-pop.
Secara pribadi, "As If" dapat dipandang sebagai comeback yang aman namun sekaligus rawan. Langkah menyempurnakan formula yang sudah ada memang wajar diambil sebuah grup yang tengah menghadapi keterbatasan formasi, namun risiko kehilangan ciri khas di tengah tren musik yang seragam patut menjadi perhatian serius bagi ifeye ke depannya. Jika grup ini mampu mengembalikan unsur pembeda yang dulu membuat mereka menonjol, sembari tetap mempertahankan kematangan produksi yang ditunjukkan dalam "Hazy (Daisy)", bukan tidak mungkin ifeye akan kembali menemukan identitas musikal yang lebih kuat dan mudah dikenali pada rilisan-rilisan berikutnya.
FAQ Seputar EP "As If" ifeye
Kapan EP ketiga ifeye "As If" dirilis?
EP ini resmi dirilis pada 15 April 2026 melalui Hi-Hat Entertainment, sekitar sembilan bulan setelah EP kedua "sweet tang".
Apa judul title track dalam EP "As If"?
Title track dari EP ini adalah "Hazy (Daisy)", yang mengusung nuansa pop matang dengan energi ritmis yang tetap terjaga.
Mengapa Sasha tidak berpartisipasi dalam EP ini?
Sasha tengah menjalani masa hiatus karena alasan kesehatan sejak 23 Januari 2026, sehingga "As If" menjadi rilisan pertama ifeye tanpa kehadirannya.
Ada berapa lagu dalam EP "As If"?
EP ini berisi lima lagu dengan total durasi sekitar empat belas menit dua puluh delapan detik, mengusung genre contemporary R&B, synthpop, dan dance-pop.
Berapa banyak versi fisik yang tersedia untuk EP ini?
EP ini hadir dalam lima belas versi fisik, meliputi versi Hazy, Daisy, enam versi Jewel, enam versi Platform, dan satu versi Minibeam.
Bagaimana tanggapan kritikus terhadap EP ini?
Tanggapan cukup terbelah; sebagian memuji kematangan pop yang dihadirkan, sementara sebagian lain menilai EP ini kehilangan karakter khas karena mengikuti tren drum and bass yang tengah populer.
Apa yang menjadi pencapaian penting dari EP "As If"?
EP ini menunjukkan konsistensi ifeye dalam berkarya meski menghadapi keterbatasan formasi, sekaligus mempertahankan dukungan penggemar yang terus tumbuh sejak debut mereka.